Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA USIA 12-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMPO KABUPATEN MUNA Widyawati Widyawati; Wa Ode Salma; Zainab Hikmawati
Preventif Journal Vol 7, No 2 (2023): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakInfeksi saluran pernapasan akut (ISPA) merupakan penyebab utama kematian yang terjadi pada balita. Sekitar 4 juta bayi meninggal setiap tahun karena infeksi saluran pernapasan akut, di mana 98% kematian tersebut disebabkan oleh pneumonia, bronkitis dan bronkiolitis. Sampai saat ini penyakit ISPA masih masuk dalam kategori 10 penyakit terbesar di fasilitas kesehatan dibandingkan masalah kesehatan lainnya seperti diare dan campak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada balita usia 12-59 bulan di Wilayah kerja Puskesmas Tampo Kecamatan Napabalano Kabupaten Muna Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional dan desainnya cross sectional study. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan BBLR (ρ Value = 0. 000), Status imunisasi (ρ Value = 0. 000) dan riwayat pemberian ASI (ρ Value = 0. 000), namun tidak berhubungan antara jenis kelamin (ρ Value = 0. 663) dengan kejadian ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tampo, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna. Diharapkan kepada masyarakat agar aktif dalam mengikuti kegiatan posyandu setiap bulannya untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak. Selain itu, diharapkan petugas kesehatan  agar dapat memberikan informasi atau penyuluhan secara rutin disetiap kegiatan posyandu maupun non posyandu kepada masyarakat agar lebih memperhatikan faktor yang menjadi penyebab terjadinya ISPA pada balita. Kata kunci: ISPA, Balita, Jenis Kelamin, BBLR, Imunisasi, ASI
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU IBU DALAM PEMBERIAN SARAPAN PAGI PADA ANAK DI SDN 15 KABAWO KABUPATEN MUNA TAHUN 2022 La Ode Muh. Amsar Wahid; La Ode Ali Imran Ahmad; Zainab Hikmawati
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jwins.v4i1.43207

Abstract

Latar Belakang: Siswa yang lebih muda sesuai dengan pengertian WHO (World Health Organization) adalah anak-anak yang berusia antara 7-15 tahun. Pelajar yang lebih muda adalah kelompok yang memiliki ciri-ciri mulai mencoba memupuk kebebasan dan memutuskan batasan-batasan biasa. Sarapan adalah sumber makanan yang dimakan sehari-hari atau gerakan yang penting untuk dilakukan sebelum mengisi berbagai aktivitas secara konsisten. Sarapan pagi diharapkan dapat mengisi perut yang tidak terisi selama 8-10 jam dan sangat berharga dalam memperluas obsesi belajar dan kapasitas aktual.Tujuan:Untuk mengetahui hubungan mengenai pengetahuan, sikap, pekerjaan dan dukungan keluarga dengan perilaku Ibu dalam pemberian sarapan pagi pada anak di SDN 15 Kabawo Kabupaten Muna Tahun 2022.Metode:Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study dimana variabel independen dan variabel dependen diamati pada waktu atau periode yang sama. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 92 orang tua siswa dari jumlah populasi. Hasil:Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan antara pengetahuan (ρ-value = 0,025), sikap (ρ-value = 0,002) dan dukungan keluarga (ρ-value = 0,000). Sedangkan untuk variabel pekerjaan (ρ-value = 0,140) menunjukkan bahwa tidak ada hubungan.Kesimpulan:Variabel pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga memiliki hubungan dengan perilaku Ibu terhadap pemberian sarapan pagi pada anak di SDN 15 Kabawo Kabupaten Muna Tahun 2022. Sedangkan untuk variabel pekerjaan, tidak memiliki hubungan dengan perilaku Ibu dalam pemberian sarapan pagi pada anak di SDN 15 Kabawo Kabupaten Muna Tahun 2022.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA LEAFLET TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN IBU HAMIL DALAM MENCEGAH STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ABELI TAHUN 2022 Nurulfitriana Mardan; Asnia Zainuddin; Zainab Hikmawati
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jwins.v4i1.43206

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan keadaan pertumbuhan anak yang melambat, tinggi badannya tidak sesuai dengan umurnya dampak dari gizi kronis, yakni malnutrisi jangka panjang. Memberikan pendidikan kesehatan kepada ibu hamil untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan tindakan merupakan salah satu cara pencegahan stunting dengan menggunakan media promosi kesehatan seperti leaflet. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan, sikap serta tindakan ibu hamil dalam mencegah stunting di wilayah kerja Puskesmas Abeli tahun 2022. Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu Pre-eksperimental dan pre-test and post-test one group design. Sampel penelitian sebanyak 35 orang melalui teknik pengambilan total sampling. Uji statistik yang digunakan adalah Wilcoxon test. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media leaflet efektif untuk meningkatkan pengetahuan, sikap serta tindakan ibu hamil dalam mencegah stunting yang diketahui melalui skor p-value pengetahuan yaitu 0,000, skor p-value sikap 0,000 serta skor p-value tindakan 0,000. Kesimpulan: Media leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu hamil dalam mencegah stunting sebab skor p-value < 0,05.
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN STRES DENGAN KEJADIAN GASTRITIS PADA SISWA KELAS 12 MAN 1 KENDARI TAHUN 2022 Afdaliah Abu Bakar; Yusuf Sabilu; Zainab Hikmawati
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jwins.v4i2.43211

Abstract

Latar Belakang: Gastritis bisa diakibatkan dari kontrol pola makan yang tidak beraturan serta dapat terpengaruh karena adanya faktor stres. Peningkatan kadar asam lambung dapat merusak dinding lambung dan jika diabaikan maka bisa menyebabkan kerusakan pada mukosa lambung. Penyakit gastritis masih menjadi masalah kesehatan yang paling sering menyerang remaja terutama mahasiswa maupun siswa SMA. Tujuan: Tujuan untuk mengetahui kaitan pola makan dan stres dengan masalah gastritis pada siswa kelas 12 MAN 1 Kendari tahun 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian terhadap pendekatan cross sectional study melalui penelitian kuantitatif. Penelitian ini memakai teknik pengambilan sampel purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 335 orang dan sampel pada penelitian ini berjumlah 183 orang. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan kaitan yang signifikan antara pola makan dan masalah gastritis (ρ Value = 0,057, ≤0,05) dan antara stres dan kejadian gastritis (ρ Value = 0,000, ≤0,05). Kesimpulan: Oleh karena itu, adanya kaitan antara pola makan dan stres dengan kejadian gastritis pada siswa kelas 12 MAN 1 Kendari Tahun 2022.
Studi Kualitatif Dukungan Keluarga Pasien Penderita Gagal Ginjal Pada Usia Dewasa Yang Melakukan Perawatan Cuci Darah Di Rumah Sakit Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2023 Finna Eka Arum Sari; Hartati Bahar; Zainab Hikmawati
Antigen : Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi Vol. 2 No. 2 (2024): Mei : Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/antigen.v2i2.236

Abstract

Kidney function loss is known as renal failure. When a patient's kidney function falls below 10%, they are diagnosed with end-stage renal disease (ESRD). A dialyzer is used to circulate the patient's blood during hemodialysis, a kidney replacement treatment. Metabolic waste products are then removed from the bloodstream, particularly those resulting from the metabolism of proteins. The purpose of this study is to comprehend the level of family support provided to adult patients with renal failure who are receiving hemodialysis at Bahteramas Hospital in the province of Southeast Sulawesi in 2023. The case study methodology of the qualitative research makes use of documenting, recording, interviewing, and observation techniques. The results show the many ways families help their dialysis patients with renal failure. Hemodialysis therapy includes a number of support options. First, informational assistance Second, instrumental assistance; third, evaluative support; and, last, emotional support
STUDI MANAJEMEN SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN DI PT PLN (PERSERO) UP3 KENDARI TAHUN 2025 Suci Nurnabila; Syawal Kamiluddin Saptaputra; Zainab Hikmawati
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v7i1.188

Abstract

Kebakaran merupakan salah satu potensi bahaya yang dapat menimbulkan kerugian besar terhadap keselamatan jiwa dan aset perusahaan apabila manajemen dan sistem proteksi kebakaran tidak diterapkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran manajemen penanggulangan kebakaran serta sistem proteksi kebakaran aktif dan pasif di PT PLN (Persero) UP3 Kendari Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh komponen sistem proteksi kebakaran di gedung PT PLN (PERSERO) UP3 Kendari, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, dan telaah dokumen menggunakan instrumen checklist yang mengacu pada Permen PU No. 20/PRT/M/2009 dan Permen PU No. 26/PRT/M/2008, serta dianalisis secara deskriptif berdasarkan kriteria penilaian audit kebakaran. Hasil penelitian menunjukkan manajemen penanggulangan kebakaran berada pada kategori cukup, dengan prosedur tanggap darurat cukup, organisasi tanggap darurat kurang, dan sumber daya manusia dalam kategori baik. Sarana penyelamatan jiwa menunjukkan sarana jalan keluar dan tempat berhimpun tergolong baik, sedangkan tanda petunjuk arah, pencahayaan darurat, dan pintu darurat masih kurang. Sistem proteksi kebakaran aktif menunjukkan APAR dan alarm dalam kategori baik, hidran cukup, sistem pipa tegak baik, namun sprinkler tidak tersedia serta proteksi kebakaran pasif berupa konstruksi tahan api juga belum tersedia. Penerapan manajemen dan sistem proteksi kebakaran di PT PLN (Persero) UP3 Kendari belum sepenuhnya memenuhi standar yang berlaku sehingga diperlukan peningkatan dan perbaikan guna meminimalkan risiko kebakaran dan dampaknya.
ANALISIS PELAKSANAAN PROMOSI K3 DALAM MENDUKUNG PENCEGAHAN KECELAKAAN KERJA DI PLN NUSANTARA POWER UP KENDARI Jenny Arini; Zainab Hikmawati
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i4.201

Abstract

Promosi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan salah satu strategi penting dalam upaya pencegahan kecelakaan kerja serta pembentukan budaya kerja yang aman dan sehat. Sektor ketenagalistrikan memiliki tingkat risiko kerja yang tinggi, sehingga penerapan promosi K3 perlu dilakukan secara terencana dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan promosi K3 dalam mendukung pencegahan kecelakaan kerja di PLN Nusantara Power UP Kendari. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan. Teknik penentuan informan dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak empat orang yang terdiri dari pekerja dan staf K3. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi K3 telah dilaksanakan secara sistematis melalui media visual seperti poster dan spanduk, serta media digital berupa video safety induction. Evaluasi promosi K3 dilakukan secara berkala melalui rapat Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) serta audit internal dan eksternal. Promosi K3 berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku aman pekerja, khususnya dalam penggunaan alat pelindung diri dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat. Namun demikian, masih ditemukan kendala berupa media promosi yang kurang kontekstual, keterbatasan variasi dan frekuensi media digital, serta rendahnya keterlibatan aktif pekerja. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan media promosi yang lebih aplikatif, peningkatan intensitas promosi digital, serta pendekatan partisipatif guna memperkuat budaya K3 yang berkelanjutan.
Penyuluhan Keamanan Pangan sebagai Upaya Pemberdayaan UMKM Kue Baruasa di Desa Tapulaga, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe Zainab Hikmawati; Arum Dian Pratiwi; Siti Rabbani Karimuna
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v4i2.880

Abstract

Traditional food-based micro, small, and medium enterprises (MSMEs) such as Kue Baruasa play an important role in household income and the preservation of local culinary heritage, yet their sustainability strongly depends on the application of food safety principles in the production process. A preliminary survey of the Baruasa Mama Eda MSME in Tapulaga Village, Soropia Subdistrict, Konawe Regency found that partners' understanding of hygiene sanitation and Good Manufacturing Practices for processed food (CPPOB) remained low. This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of MSME partners regarding food safety principles through direct counseling. The implementation method involved coordination with the local village and subdistrict government, face-to-face counseling covering the five keys to food safety, the CEK KLIK product-checking strategy for purchasing raw materials, safe food storage and processing techniques, and control of biological, chemical, and physical contamination, followed by an evaluation using pre-test and post-test questionnaires administered to 40 partner respondents. The results showed an increase in the average knowledge score on the food safety and CPPOB aspect from 37.5% (pre-test) to 99.5% (post-test), the highest gain among the program components. Overall, partners' average knowledge score increased from 43.17% to 99.67%, with all 40 respondents (100%) falling into the "Very Good" improvement category. Food safety counseling proved effective in improving the understanding of Kue Baruasa MSME partners and should be followed by sustained field mentoring on the implementation of food safety practices.