Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

CHARACTERISTICS CAUSES AND PROBLEMS OF DEAF CHILDREN WITH SPECIAL NEEDS IN LEARNING Riva Fauziah
Indonesian Journal of Education Teaching and Learning (IJETL) Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Indonesian Journal of Education Teaching and Learning
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/ijetl.v3i1.2611

Abstract

Anak Berkebutuhan Khusus Tuna Rungu adalah anak yang memiliki gangguan pendengaran yang membuat anak tersebut membutuhkan pelayanan pendidikan khusus yang berbeda dengan anak-anak normal pada umumnya. Gangguan pendengaran yang dialaminya membuat terhambatnya keberhasilan memproses informasi bahasa melalui pendengaran baik menggunakan ataupun tanpa alat bantu dengar. Oleh sebab itu, Anak Tuna Rungu dalam kemampuan berbahasa nya miskin sekali sehingga biasanya hal tersebut pun berdampak pada kemampuan berbicaranya. Selain tidak bisa mendengar, Anak Tuna Rungu dalam berbicaranya/bahasa oral nya pun mengalami kesulitan. Biasanya bahasa oral yang diucapkan oleh Anak Tuna Rungu sulit difahami dan memiliki ciri sengau di akhir. Karakteristik Anak Tuna Rungu tentunya berbeda antara satu anak dengan anak lainnya, hal itu tergantung pada pribadi anak tersebut dan juga tingkat kerusakan pendengaran yg dialami setiap anak bisa berpengaruh pada karakteristik yang mereka miliki.
CHARACTERISTICS CAUSES AND PROBLEMS OF DEAF CHILDREN WITH SPECIAL NEEDS IN LEARNING Riva Fauziah
Indonesian Journal of Education Teaching and Learning (IJETL) Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Indonesian Journal of Education Teaching and Learning
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/ijetl.v3i1.2611

Abstract

Anak Berkebutuhan Khusus Tuna Rungu adalah anak yang memiliki gangguan pendengaran yang membuat anak tersebut membutuhkan pelayanan pendidikan khusus yang berbeda dengan anak-anak normal pada umumnya. Gangguan pendengaran yang dialaminya membuat terhambatnya keberhasilan memproses informasi bahasa melalui pendengaran baik menggunakan ataupun tanpa alat bantu dengar. Oleh sebab itu, Anak Tuna Rungu dalam kemampuan berbahasa nya miskin sekali sehingga biasanya hal tersebut pun berdampak pada kemampuan berbicaranya. Selain tidak bisa mendengar, Anak Tuna Rungu dalam berbicaranya/bahasa oral nya pun mengalami kesulitan. Biasanya bahasa oral yang diucapkan oleh Anak Tuna Rungu sulit difahami dan memiliki ciri sengau di akhir. Karakteristik Anak Tuna Rungu tentunya berbeda antara satu anak dengan anak lainnya, hal itu tergantung pada pribadi anak tersebut dan juga tingkat kerusakan pendengaran yg dialami setiap anak bisa berpengaruh pada karakteristik yang mereka miliki.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PJBL BERBANTUAN MEDIA GAMES ENGKLEK TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS IV SDN PAGERJAYA Riva Fauziah; Agus Saeful Anwar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, No. 04 Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i4.17482

Abstract

Excellent education can be created from a good learning process. Teachers are one of the main factors in determining the quality of optimal learning. Good lesson planning and infrastructure in the form of learning media can help create enjoyable and meaningful learning experiences. This research aims to determine the effect of applying the project-based learning (PjBL) model assisted by the Engklek game media on the concept comprehension abilities of fourth-grade students at SDN Pagerjaya. This research is a quantitative experimental study with a pre-experiment one group pretest-posttest design. The instrument used is an essay test adjusted to the concept comprehension indicators and the material selected by the researcher. The data obtained were then analyzed using normality and homogeneity tests. After the data were found to be normal and homogeneous, hypothesis testing was continued with a paired sample t-test using IBM SPSS 25. Based on the hypothesis test, a sig. (2-tailed) value of 0.000 was obtained. The significant value obtained was less than 0.05 (sig < 0.05), which means that there is an effect of the PjBL learning model assisted by the Engklek game media on the concept comprehension abilities in mathematics for fourth-grade students at SDN Pagerjaya.