Widiya Yul
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

تغيير الاتجاهات في المجتمع: من المدارس العامة إلى المعاهد الإسلامي: Taghyir al Ittijahat fi al Mujtama’: Min al Madaris al ‘Ammah ila al Ma’ahid al Islamiy Riko Andrian*; Widiya Yul; Budi Santoso Wibowo; Muhamad Yusuf
The Progress: Journal of Language and Ethnicity Vol. 1 No. 2 (2022): The Progress: Journal of Language and Ethnicity: December 2022
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.413 KB)

Abstract

Mengungkap perubahan kecenderungan masyarakat untuk memilih pesantren, menampakkan pola pendidikan Islam dari sistem pesantren, mengetahui kekuatan dan keunggulan pola pendidikan Islam dalam sistem pesantren, dan mengungkapkan faktor-faktor pendukung dan poin-poin pendidikan Islam dalam sistem pesantren sangatlah penting. Metode yang digunakan peneliti untuk mengumpulkan data untuk penelitian ini adalah: metode kepustakaan dan metode dokumentasi. Perubahan sikap di masyarakat dari sekolah umum ke lembaga Islam karena alasan: Pertama, masyarakat merasa kewalahan dengan perilaku anak-anak yang sulit dikendalikan. Kedua, masyarakat mulai menyadari bahwa perkembangan saat ini memiliki konsekuensi serius jika anak-anak tidak diimunisasi dengan pengetahuan agama yang kuat. Untuk itu, munculnya kesadaran masyarakat untuk lebih banyak memberikan pendidikan agama bagi anak-anaknya. Ketiga, masyarakat akan merasa bangga jika anaknya mampu menghafal Al-Qur'an dengan baik, apalagi menjadi penghafal Al-Qur'an.
Indonesian Muslims and Arabic Language: Leaves and Light in the Realm of Religi-Linguistics Widiya Yul; Riko Andrian
ALSINATUNA Vol 10 No 1 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/alsinatuna.v10i1.8499

Abstract

Low achievement in Arabic language learning among students remains a critical issue in Indonesia. This study seeks to refine the paradigm of Arabic language education by aligning it with the learning objectives and socio-cultural tendencies of society and students. Despite various innovations in curriculum and pedagogy, outcomes remain suboptimal. This research proposes a new paradigm that integrates Arabic language education with the cultivation of Islamic religious character (religi-linguistic), positioning Islamic values as central while using Arabic as a strategic tool to achieve these objectives. Employing a qualitative approach grounded in grounded theory, the study develops this paradigm within Ma’had Al-Jāmi’ah (Islamic boarding schools) at State Islamic Higher Education Institutions (PTKIN) in Indonesia. The findings highlight the interdisciplinary framework of religi-linguistics, which includes: (1) Islam as the foundational discipline and goal; (2) religious character as the primary indicator; (3) Arabic as the medium; (4) structured interdisciplinary steps in Arabic language learning; and (5) modeling and environmental design as essential strategies.This study urges scholars and policymakers to reevaluate traditional paradigms and adopt this integrated approach, offering a more cohesive and purpose-driven model for Arabic education that addresses both linguistic proficiency and religious character development.