Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PECAHAN TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI AGREGAT KASAR PADA BATAKO Subehan; Lilis Indriani
Jurnal Informasi, Perkebunan dan Sipil Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Informasi, Perkebunan, dan Sipil
Publisher : Politeknik Sampit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.988 KB)

Abstract

The addition of other materials, especially natural fibers in normal concrete, certainly has its own way of analysis. The addition and in certain proportions may affect the behavior of the concrete structure as a whole. The effect of this change needs to be investigated to provide accurate information about the behavior and capacity of fibrous concrete, especially palm fiber. This study was to determine whether the addition of nipa fruit fibers increased the compressive strength of normal concrete mixtures, to determine the optimum level of addition of nipa fruit fibers that could affect the compressive strength of normal concrete. The compressive strength of concrete has increased with the addition of palm fiber as a substitute for some of the volume. The compressive strength of concrete with a variation of 0% is 19.640 MPa, a variation of 0.2% is 15,648 MPa, a variation of 0.4% is 11.875 MPa and a variation of 0.6% is 7.224 MPa. Partial replacement of nipah fruit fibers in the concrete mixture gave an increase in the compressive strength of concrete at 28 days with a variation of 0.2%. The design compressive strength fc' = 13.53 MPa while the resulting compressive strength is 15.648 MPa or an increase of 13.535%.
PENDAMPINGAN RENCANA NORMALISASI SALURAN IRIGASI DI DESA PAREBOK Lilis Indriani
Jurnal Informasi, Perkebunan dan Sipil Vol 1 No 1 (2022): JPM-JIPS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Politeknik Sampit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.97 KB)

Abstract

Saluran irigasi merupakan salah satu infrastruktur penunjang yang memiliki peran penting dalam produktivitas pertanian suatu daerah. Di Desa PAREBOK Kabupaten Kotim saluranirigasi memiliki tingkat kerusakan yang cukup tinggi. Berdasarkan penilaian yang dilakukanbanyak saluran irigasi di Desa PAREBOK yang kondisinya tergolong rusak dengan tingkatkerusakan sebesar 11,4%. Tingginya tingkat kerusakan di beberapa saluran irigasi di desaPAREBOK menjadikan perlu adanya upaya yang dilakukan guna membenahi permasalahan tersebut, salah satunya adalah dengan melakukan adanya normalisasi saluran. Normalisasi saluran irigasi merupakan salah satu upaya pemeliharan untuk mengembalikan fungsi saluran menjadilebih optimal. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan memberikan pendampingan bagimasyarakat Desa PAREBOK untuk melakukan normalisasi saluran pada saluran irigasi yang adadi Desa PAREBOK, sebagai salah satu solusi dari permasalahan yang ada di Desa PAREBOK.Hasil dari kegiatan pengabdian ini nantinya dapat dijadikan dasar pemeliharaan saluran irigasiyang ada di Desa PAREBOK.
PENDAMPINGAN RENCANA NORMALISASI SALURAN IRIGASI DI DESA LAMPUYANG Lilis Indriani
Jurnal Informasi, Perkebunan dan Sipil Vol 1 No 1 (2022): JPM-JIPS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Politeknik Sampit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.944 KB)

Abstract

Saluran irigasi merupakan salah satu infrastruktur penunjang yang memiliki peran penting dalam produktivitas pertanian suatu daerah. Di Desa Lampuyang Kabupaten Kotim saluran irigasimemiliki tingkat kerusakan yang cukup tinggi. Berdasarkan penilaian yang dilakukan banyaksaluran irigasi di Desa Lampuyang yang kondisinya tergolong rusak dengan tingkat kerusakansebesar 35,6%. Tingginya tingkat kerusakan di beberapa saluran irigasi di desa Lampuyangmenjadikan perlu adanya upaya yang dilakukan guna membenahi permasalahan tersebut, salahsatunya adalah dengan melakukan adanya normalisasi saluran. Normalisasi saluran irigasimerupakan salah satu upaya pemeliharan untuk mengembalikan fungsi saluran menjadi lebihoptimal. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan memberikan pendampingan bagi masyarakatDesa Lampuyang untuk melakukan normalisasi saluran pada saluran irigasi yang ada di DesaLampuyang, sebagai salah satu solusi dari permasalahan yang ada di Desa Lampuyang. Hasil darikegiatan pengabdian ini nantinya dapat dijadikan dasar pemeliharaan saluran irigasi yang ada diDesa Lampuyang.
PENDAMPINGAN RENCANA NORMALISASI SALURAN IRIGASI DI DESA KOTABESI Lilis Indriani
Jurnal Informasi, Perkebunan dan Sipil Vol 1 No 2 (2023): JPM-JIPS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Politeknik Sampit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.593 KB)

Abstract

Saluran irigasi merupakan salah satu infrastruktur penunjang yang memiliki peran penting dalam produktivitas pertanian suatu daerah. Di Desa KOTABESI Kabupaten Kotim saluran irigasi memiliki tingkat kerusakan yang cukup tinggi. Berdasarkan penilaian yang dilakukan banyak saluran irigasi di Desa KOTABESI yang kondisinya tergolong rusak dengan tingkat kerusakansebesar 11,4%. Tingginya tingkat kerusakan di beberapa saluran irigasi di desa KOTABESI menjadikan perlu adanya upaya yang dilakukan guna membenahi permasalahan tersebut, salah satunya adalah dengan melakukan adanya normalisasi saluran. Normalisasi saluran irigasi merupakan salah satu upaya pemeliharan untuk mengembalikan fungsi saluran menjadi lebihoptimal. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan memberikan pendampingan bagi masyarakat Desa KOTABESI untuk melakukan normalisasi saluran pada saluran irigasi yang ada di Desa KOTABESI, sebagai salah satu solusi dari permasalahan yang ada di Desa KOTABESI. Hasil dari kegiatan pengabdian ini nantinya dapat dijadikan dasar pemeliharaan saluran irigasi yang ada di Desa KOTABESI.
PENDAMPINGAN PELATIHAN DRONE DI SMKN 1 HANAU Lilis Indriani
Jurnal Informasi, Perkebunan dan Sipil Vol 1 No 2 (2023): JPM-JIPS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Politeknik Sampit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.728 KB)

Abstract

Metode survey dengan menggunakan teknologi drone UAV (Unmanned Aerial Vehicle) kinimenjadi pilihan banyak pihak karena memiliki beberapa kelebihan. Beberapa kelebihan tersebutadalah hanyanya yang lebih murah dan waku yang lebih singkat dan hasil yang diperoleh dandipergunakan untuk banyak manfaat. Dibandingkan dengan metode survey terestris memakanwaktu berhari-hari dengan menggunakan banyak tenaga ahli, dan biaya yang dikeluarkan akansangat besar karena proses pengambilan data dan olahdata dilakukan dengan waktu minimal 30hari. Hal terrsebut, mendorong industri survey pemetaan untuk mengadopsi teknologi drone / UAVuntuk proses survey yang lebih cepat dan efisien.Pemanfaat teknologi ini dibidang kehutanan semakin banyak digunakan, dan tentunya dimasadepan akan semakin banyak lagi pemanfaatanya. Untuk itu, kebutuhan membekali mahasiswafakultas kehutanan dengan kemampuan menggunakan teknologi drone/UAV dan menganalisisfoto udara drone menjadi hanya sangat penting untuk menjawab kebutuhan tenaga tekniskehutanan dengan memiliki keunggulan keterampilan tertentu.