Wa Ode Srijuna
Universitas Halu Oleo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kebijakan Menanggulangi Angka Pengangguran di Kota Kendari : Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Kendari Muhammad Nikmat Johar; Wa Ode Srijuna; Faturachman Alputra Sudirman; Makmur Kambolong
PAMARENDA : Public Administration and Government Journal Vol 2, No 1 (2022): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Halu O

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.269 KB) | DOI: 10.52423/pamarenda.v2i1.26937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan bagaimana kebijakan pemerintah Kota Kendari dalam menanggulangi angka pengangguran di Kota Kendari. Menggunakan metode kualitatif  dan data yang diperoleh dari observasi, wawancara, dokumentasi dan studi lapangan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kebijakan pemerintah dalam menanggulangi angka pengangguran di Kota Kendari (terdiri dari beberapa kebijakan yang diambil oleh pemerintah yaitu mengadakan pelatihan kerja yang sesuai dengan formasi kerja yang sesuai, mendirikan industri padat karya yang melibatkan banyak tenaga kerja, dan menyukseskan proyek pembangunan umum yang dilakukan pemerintah. Untuk proses pengadaan pelatihan kerja dilakukan oleh Balai Latihan Kerja (BLK). Dengan pelatihan tersebut di ketahui bahwa dapat memperluas lapangan pekerjaan serta kemudahan dalam memperoleh pekerjaan sangat mudah karena adanya lisensi atau sertifikat yang dimiliki pelamar kerja untuk masuk ke pasar kerja. Mendirikan industri padat karya dimana pemerintah dapat menfasilitasi dengan memberikan bantuan modal serta kegiatan-kegiatan pelatihan untuk menumbuhkan inovasi dan motivasi dan melihat kontribusinya terhadap pengurangan angka pengangguran karena terbukanya lapangan kerja baru yang lebih banyak. Sedangkan untuk meyukseskan proyek pembangunan umum yang dilakukan pemerintah dapat dilihat dengan adanya pembangunan infrastruktur yang lebih baik agar kemudahan akses untuk memperoleh bahan baku lokal dapat terlaksana dengan baik.Kata kunci : Kebijakan, Pemerintah, Penanggulanagn, Pengangguran
Efektivitas Pengelolaan BUMDesa Matabondu, Angata, Konawe Selatan dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa Paisal Paisal; Najib Husain; Wa Ode Srijuna
PAMARENDA : Public Administration and Government Journal Vol 1, No 3 (2022): Edisi Maret
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Halu O

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.45 KB) | DOI: 10.52423/pamarenda.v1i3.24239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui efektivitas pengelolaan Badan Usaha Milik Desa dan faktor-faktor apa saja yang mendukung dan menghambat efektivitas pengelolaan Badan Usaha Milik Desa dalam meningkatkan pendapatan asli desa di Desa Matabondu, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif bersifat uraian dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan sehingga mampu menganalisis berbagai hal berkaitan dengan permasalahan penelitian. Hasil penelitan menunjukan efektivitas pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa dinilai sudah efektif di lihat dari beberapa faktor yang menunjukan kontribusi BUMDES ke PADes terus meningkat setiap tahunnya dan kerjasama antara pemerintah desa setempat dan pengurus BUMDES bisa dikatakan solid dengan tujuan untuk melayani kebutuhan masyarakat, antara lain adalah baiknya potensi sumber saya alam, sumber daya manusia, adanya danah hibah dari Pemerintah Daerah, dan fasilitas operasional BUMDES. Tetapi, ada beberapa faktor yang perlu dibenahi yaitu manajerial, skala dan jangkauan luas, emansipasi lokal, dan kerja sama dan tradisi berdesa. Kata kunci : Efektivitas, Pengelolaan BUMDES, Pendapatan Asli Desa.