Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Minat Baca Tulis Al Quran Melalui Media Kaligrafi pada Anak di Panti Asuhan Annisa Makassar Andi Fatimah Yunus; Firdayani Firdayani; Nurhidayat Nurhidayat
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2022): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.439 KB)

Abstract

Abstrak. Anak-anak yang akan belajar membaca Al Quran di Panti Asuhan Annisa terkadang kurang perhatian sehingga mereka kurang paham dalam membaca dan menulis huruf-huruf Al Quran. Hal ini disebabkan anak-anak panti merasa tidak adanya sesuatu yang menarik dalam membaca dan menulis huruf-huruf dalam Al-Quran sehingga minat baca tulis Al Quran pada anak panti tidak ada. Untuk mengatasi hal tersebut, mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah memberikan latihan menulis kaligrafi sederhana pada anak sekaligus mengajarkan membaca dan menuliskan huruf-huruf hijaiyah yang terdapat pada kaligrafi anak. Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk menarik minat baca tulis Al-Quran pada anak. Kata kunci: Al-Quran, minat baca, kaligrafi
Pesan Moral dalam Film Tarung Sarung Nurhidayat Nurhidayat; Syamsudduha Syamsudduha; Andi Agussalim Aj
INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities Vol 3, No 2 (2023): INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities
Publisher : INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/.v3i2.51809

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pesan moral yang terdapat dalam film Tarung Sarung. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Data dalam penelitian ini yaitu data lisan berupa objek film Tarung Sarung. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan dokumentasi. Teori yang digunakan yaitu teori Charles Sanders Pierce yaitu dengan melihat tanda representamen (ikon, indeks, simbol), object dan interpretant. Ikon, indeks, dan simbol adalah trilogi tanda dalam teori ini. Dan tanda-tanda tersebut bekerja untuk menghasilkan makna. Hasil penelitian ini menemukan bahwa di dalam adegan film Tarung Sarung mengandung beberapa makna dan pesan yakni: pesan moral bagaimana akhlak terhadap orang lain dan kepercayaan terhadap Tuhan semesta alam. Kemudian bagaimana makna pesan moral yang membahas bagaimana cara berbakti kepada orang tua, tolong-menolong, saling menghargai, dan tanggung jawab. Kata Kunci: Film Tarung Sarung, semiotika Charles S.Pierce pesan moral.
Analisis Pengendalian Internal Terhadap Piutang pada PT Equiport Inti Indonesia Nurhidayat Nurhidayat; Samirah Dunakhir; Hariany Idris
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 3: Maret 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i3.6999

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan sistem pengendalian internal terhadap piutang pada PT. Equiport Inti Indonesia. Variabel dalam penelitian ini adalah sistem pengendalian internal terhadap piutang yang diukur berdasarkan kriteria lima komponen COSO dilihat sesuai dengan pengendalian internal yang diterapkan oleh perusahaan PT Equiport Inti Indonesia dalam mengelola piutang perusahaan. Subjek penelitian ini adalah informan yang berkaitan dengan sistem pengendalian internal perusahaan. Sedangkan fokus pada penelitian ini penerapan sistem pengendalian internal terhadap piutang perusahaan yakni PT Equiport Inti Indonesia. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi triangulasi, yaitu kombinasi dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis yang dilakukan dengan merujuk pada konsep kerja Committee Of Sponsoring Organizations (COSO) dalam sistem pengendalian internal perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian, sistem pengendalian internal terhadap piutang pada PT. Equiport Inti Indonesia sudah menerapkan lima komponen pengendalian sesuai konsep kerja coso dalam mengelola dan memantau piutang perusahaan. Komponen yang belum berjalan efektif yaitu, komponen informasi dan komunikasi dimana hal itu dapat dilihat dengan masih banyaknya piutang yang belum difakturkan dikarenakan masalah penerbitan faktur pajak yang kadaluarsa. Selain  itu, barang impor yang juga menjadi masalah karena ada peralatan yang harus dibeli melalui impor. Jadi hal tersebut yang mengakibatkan terlambatnya pembayaran piutang.