Arif Hidayat
STKIP Kusuma Negara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEBERHASILAN PUKULAN KARATE Arif Hidayat; A.Apri Satriawan Chan
Dharmas Journal of Sport Vol 2 No 1 (2022): DJS, Maret 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.727 KB) | DOI: 10.56667/djs.v2i1.623

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara daya ledak otot lengan (X1), kelentukan pinggang (X2), dan mental juara (X3) dengan keberhasilan pukulan karate (Y). Penelitian ini dilakukan di Gelanggang Olahraga Jakarta Timur dan Bumi Marinir Cilandak dengan menggunakan metode korelasional, dengan sampel 20 atlet yang dipilih menggunakan teknik sampling total sampling. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. Pertama, adanya korelasi antara daya ledak otot lengan terhadap keberhasilan pukulan karate. Persamaan regresi linier yaitu P = 15,53+0.69 X₁. Koefisien korelasi 0,69. Ini berarti kecenderungan daya ledak otot lengan terhadap keberhasilan pukulan adalah 47,61%. Kedua, adanya korelasi antara kelentukan pinggang terhadap keberhasilan pukulan karate. Persamaan regresi linier yaitu P = 22,99 +0.54 X₂. Koefisien korelasi 0,54. Ini berarti kecenderungan kelentukan pinggang terhadap keterampilan keberhasilan pukulan karate adalah 29,16%. Ketiga, adanya korelasi antara mental juara terhadap keberhasilan pukulan karate. Persamaan regresi linier yaitu = 22,40 + 0.51 X₁. Koefisien korelasi 0,51. Ini berarti kecenderungan mental juara terhadap keberhasilan pukulan karate adalah 26,01%. Empat, adanya korelasi antara daya ledak otot lengan, kelentukan pinggang. dan mental juara dengan keberhasilan pukulan karate. Persamaan regresi linier yaitu Y=-9,72+0.37X,+ 0.46X,+ 0.37X,. koefisien korelasi 0,83. Ini berarti kecenderungan daya ledak otot lengan, kelentukan pinggang, dan mental juara bersama-sama terhadap keberhasilan pukulan karate adalah 68,94%.
TECHNOLOGY-ENHANCED LEARNING IN SPORTS EDUCATION: A COMPARISON OF SELF-DIRECTED DIGITAL LEARNING AND STRUCTURED COACHING Eggi Sudajana; Sandy Suardi; Arif Hidayat
EDUCATUM: Scientific Journal of Education Vol. 4 No. 2 (2026): EDUCATUM: Scientific Journal of Education
Publisher : Four Son Scholarship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59165/educatum.v4i2.273

Abstract

Technological advancements in various aspects of life have also had a significant impact on the field of physical education. One of the most noticeable impacts is the adoption of digital training apps that allow students to practice independently outside of class hours. However, although self-directed training apps offer many benefits, structured learning supervised by teachers remains the primary choice for developing students’ skills. It is important to conduct research comparing the effectiveness of these two approaches in improving students’ skills. One of the main objectives of this comparison is to determine whether self-directed training apps yield better results in terms of skill improvement, fitness, and performance compared to more structured training. This study employed a quasi-experimental approach with a split-group design. A total of 30 18-year-old students, who are active in badminton, were divided into two groups. The first group consisted of 15 students who engaged in self-directed training using a digital training app, while the second group consisted of 15 students who participated in structured training supervised by a coach. This study showed that the use of a self-directed training app had a significant positive impact on improvements in technical skills, speed, muscle strength, and flexibility, compared to structured training.