Rayana Iswani
DIII Midwifery Study Program, Poltekkes Kemenkes Aceh, Aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The Relationship Of Mother Factors With Stunting Events At Puskesmas Muara Satu, Lhokseumawe City Nizan Nizan; Aida Fitriani; Rayana Iswani; Ernita Ernita; Elvieta Elvieta
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 No.2 April 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v9i2.7499

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan hambatan pertumbuhan yang menyebabkan panjang badan anak tidak sesuai dengan seusianya. Keterkaitan antara kesehatan ibu hamil, pendidikan rendah, kemiskinan serta kesehatan bayi yang baru lahir sampai anak berusia dua tahun, dinilai berkaitan erat dengan kejadian stunting.Tujuan: Mengetahui hubungan karakteristik Ibu terhadap kejadian stunting pada balita di Puskesmas Muara Satu.Metode: Penelitian dilakukan pada 93 sampel Balita, dengan penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Muara Satu, dan pengumpulan data dilaksanankan pada bulan Juli 2021.Hasil: Dari penelitian, didapatkan bahwa pola asuh dan riwayat ANC, mempunyai hubungan yang sangat signifikan terhadap stunting, dengan tingkat kepercayaan 95%. Sedangkan karakteristik ibu yang lain (pendidikan, pekerjaan, penghasilan, dan ketersediaan jamban), tidak berhubungan dengan stunting.Kesimpulan: Pola Asuh dan riwayat ANC ada hubungannya dengan kejadian stunting pada anak balita, sedangkan karakteristik ibu yang tidak ada berhubungan dengan stunting adalah pendidikan ibu, pekerjaan, penghasilan dan kepemilikan jamban. Variabel yang paling dominan berhubungan dengan kejadian stunting pada balita adalah pola asuh yang baik dan riwayat kunjungan ANC lebih dari 4 kali yang dilakukan ibu di saat waktu hamil.Saran: Perlu adanya regulasi untuk pengadaan alat microtoice dan lengthboard yang digunakan sebagai upaya deteksi dini terhadap balita yang stunting ditingkat posyandu posyandu. Peningkatan dokumentasi puskesmas terhadap biodata pada anak balita. Kata Kunci : Karakteristik Ibu, Stunting, Balita ABSTRACT Background: Stunting is a growth barrier that causes a child's body length to not match his age. The relationship between the health of pregnant women, low education, poverty and the health of newborns to children aged two years, is considered to be closely related to the incidence of stunting.Objective: To determine the relationship between maternal characteristics on the incidence of stunting in children under five at the Muara Satu Health Center.Methods: The study was conducted on 93 samples of children under five, with a cross sectional study. The research was conducted in the working area of the Muara Satu Health Center, and data collection was carried out in July 2021.Results: From the study, it was found that parenting and history of ANC, had a very significant relationship to stunting, with a 95% confidence level. Meanwhile, other characteristics of mothers (education, occupation, income, and availability of latrines) were not related to stunting.Conclusion: Parenting patterns and history of ANC are related to the incidence of stunting in children under five, while maternal characteristics that are not associated with stunting are maternal education, occupation, income and latrine ownership. The most dominant variables related to the incidence of stunting in toddlers are good parenting and a history of ANC visits more than 4 times by the mother during pregnancy.Suggestions: There is a need for regulation for the procurement of microtoice and lengthboard devices that are used as an early detection effort for stunting toddlers at the posyandu posyandu level. Improvement of puskesmas documentation on biodata on children under five. Keywords: Characteristics of Mother, Stunting, Toddler