Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Perawatan Ibu Postpartum dan Bayinya Di Masa Pandemik Covid-19 Pada Kader Kesehatan Di Jakarta Timur Suryani Hartati
Media Abdimas Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Media Abdimas Vol 2 No 1 Bulan Maret 2023
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1487.973 KB) | DOI: 10.37817/mediaabdimas.v2i1.2660

Abstract

Pandemi Covid 19 menyebabkan masalah pelayanan pada maternal dan neonatal yang menyebabkanpeningkatan morbiditas dan mortilitas ibu dan bayi baru lahir. Pada kasus ibu pada periode ibuhamil,melahirkan dan nifas serta masa menyusui, perawat maternitas memiliki peran yang cukup besardalam melakukan perawatan profesional terhadap pasien-pasien yang mengalami gejala Covid-19. Hasilpenelitian yang dilakukan Mintasih (2020) tentang gambaran kecemasan ibu postpartum dengan Covid-19dengan menggunakan kuesioner PSAS, sebagian besar ibu mengalami tingkat kecemasan yang tinggiterkait perawatan pada bayinya. Kader merupakan warga tenaga sukarela dalam bidang kesehatan yanglangsung dipilih oleh dan dari para masyarakat yang tugasnya membantu dalam pengembangan kesehatanmasyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan pada tanggal 9 Juni 2021, bertempat di wilayahcipinang besar utara. Tujuan pengmas untuk meningkatkan pengetahuan Kader tentang cara perawatan ibupostpartum di masa pandemic Covid 19. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pre-test danpost-test melalui kuesioner untuk melihat tingkat pengetahuan Kader. Hasil pre-test dan post-testmenunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dengan nilai pre-test sebesar 64,7% menjadi 97,2%pada post-test. Hal ini menunjukan bahwa kegiatan edukasi ini efektif untuk meningkatkan kemampuanKader dalam memberikan edukasi tentang masalah seputar ibu postpartum dimasa covid 19.
Optimalisasi Kemandirian Lansia melalui Peningkatan Fungsi Kognitif dan Reproduksi di Kelurahan Rawabunga, Jakarta Timur Suryani Hartati; Sri Laela; Nadia Oktiffany Putri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i8.10292

Abstract

ABSTRAK Lanjut usia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas. Salah satu penurunan yang dialami lansia ialah penurunan fungsi fisiologis. Dampak dari penurunan ini dapat menyebabkan lansia tidak dapat melakukan aktivitas secara mandiri, perubahan fungsi kognitif dan seksualitas. Salah satu upaya untuk menghambat kemunduran kognitif dan seksualitas akibat penuaan dan sebagai bentuk stimulasi untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan seksualitas yaitu dengan latihan senam otak dan senam kegel. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman pada lansia tentang mengoptimalkan kemandirian lansia melalui peningkatan fungsi kognitif dan fungsi reproduksi. Metode pelaksanaan kegiatan diawali dengan melakukan screening tingkat kemandirian lansia menggunakan instrumen barthel index, kemudian dilanjutkan pre test – post test dengan menggunakan kuesioner yang terdiri atas 15 pertanyaan pilihan ganda. Lansia diberikan penyuluhan mengenai optimalisasi fungsi kognitif dan kesehatan organ reproduksi pada lansia, kemudian senam otak dan senam kegel. Kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu, 10 Mei 2023 di Wilayah Kelurahan Rawabunga, Jakarta Timur. Peserta dalam kegiatan ini berjumlah 15 lansia. Hasil nilai rata-rata tingkat kemandirian lansia sebanyak 60% lansia mandiri dan 40% lansia dengan ketergantungan ringan. Tingkat pengetahuan lansia meningkat sebanyak 20,6% setelah diberikan penyuluhan. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan dan latihan senam efektif meningkatkan kemampuan kognitif dan psikomotor lansia guna mempertahankan kemandirian lansia. Kata Kunci: Fungsi Kognitif, Fungsi Reproduksi, Kemandirian Lansia  ABSTRACT Elderly is someone who has reached the age of 60 years and over. One of the declines experienced by the elderly is a decrease in physiological function. The impact of this decline can cause the elderly to be unable to carry out activities independently, changes in cognitive function and sexuality. One effort to prevent cognitive decline and sexuality due to aging and as a form of stimulation to improve cognitive abilities and sexuality is by exercising the brain and Kegel exercises. The purpose of this activity is to provide knowledge and understanding to the elderly about optimizing the independence of the elderly through increasing cognitive function and reproductive function. The method of carrying out the activity begins with screening the level of independence of the elderly using the Barthel index instrument, then proceed with the pre test - post test using a questionnaire consisting of 15 multiple choice questions. The elderly are given counseling regarding optimizing cognitive function and health of the reproductive organs in the elderly, then brain exercises and Kegel exercises. The activity was held on Wednesday, May 10 2023 in the Rawabunga Village Area, East Jakarta. Participants in this activity totaled 15 elderly. The results of the average level of independence for the elderly are 60% independent elderly and 40% elderly with mild dependence. The level of knowledge of the elderly increased by 20.6% after being given counseling. This shows that counseling activities and gymnastic exercises are effective in increasing the cognitive and psychomotor abilities of the elderly in order to maintain the independence of the elderly Keywords: Cognitive Function, Reproductive Function, Elderly Independence
Terapi Kelompok Terapeutik Lansia Efektif Meningkatkan Kemampuan Adaptasi dan Perkembangan Integritas Diri Lansia Sri Laela; Suryani Hartati
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i11.12095

Abstract

ABSTRACT The elderly are at risk of experiencing disturbance of self-integrity, the changes that occur in the elderly include physiological, biological, psychological, social and spiritual. Therefore, the elderly are expected to be able to adapt to change. Support is needed to help the elderly adapt through a nursing approach. The purpose of this study was to see the effectiveness of the Therapeutic Group Therapy for the elderly on the adaptability and self-integrity development of the elderly. The method used in this study was a pre-post test design without a control group, with a total sample of 27 elderly people in the Rawa Bunga Village area, East Jakarta. The research took place from January to June 2023, the questionnaire used was a sheet measuring the development of self-integrity, a sheet measuring adaptive abilities and a sheet measuring family support used by (Guslinda, 2011). The results showed that there was a significant increase in the adaptability and self-integrity development of the elderly after participating in the elderly therapeutic group therapy. TKT elderly is recommended to improve adaptability and self-integrity development in the elderly. Keywords: Elderly Adaptation, Self-Integrity, Therapeutic Group Therapy ABSTRAK Lansia beresiko mengalami gangguan integritas diri, perubahan yang terjadi pada lansia meliputi fisiologis, biologis, psikologis, sosial dan spiritual. Olehkarena itu lansia diharapkan mampu beradaptasi dengan perubahan. Diperlukan dukungan untuk membantu lansia beradaptasi melalui pendekatan keperawatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat keefektifan Terapi Kolompok Terapeutik (TKT) lansia terhadap kemampuan adaptasi dan perkembangan integritas diri lansia. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pre -post test design without control group, dengan jumlah sample sebanyak 27 lansia yang berada di wilayah Kelurahan Rawa Bunga, Jakarta Timur. Penelitian berlangsung sejak Januari – Juni 2023, kuesioner yang digunakan berupa lembar pengukuran perkembangan integritas diri, lembar pengukuran kemampuan adaptasi dan lembar pengukuran dukungan keluarga yang digunakan oleh (Guslinda, 2011). Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan signifikan pada kemampuan adaptasi dan perkembangan integritas diri lansia setelah mengikuti terapi kelompok terapeutik lansia. TKT lansia direkomendasikan untuk meningkatkan kemampuan adaptasi dan perkembangan integritas diri pada lansia. Kata Kunci : Adaptasi Lansia, Integritas Diri, Terapi Kelompok Terapeutik