Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Lunturnya Budaya Ketimuran dalam Novel Nasibe Guru Haryoko Karya Tulus Setiyadi (Kajian Sosiologi Sastra) Yusril Zuhruf Maufiqi Al Awwal; Darni darni
JOB (Jurnal Online Baradha) Vol 18 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.914 KB) | DOI: 10.26740/job.v18n2.p469-488

Abstract

Perubahan zaman yang lebih maju dan masuknya budaya asing, menyebabkan lunturnya budaya ketimuran yang menjadi masalah sosial di lingkungan remaja zaman sekarang. Perbuatan para remaja yang melanggar norma di lingkungan masyarakat dan pengaruh dari budaya barat menjadi penyebab lunturnya budaya ketimuran. Tujuan penelitian ini yaitu (1) menjelaskan lunturnya norma kesusilaan, (2) menjelaskan lunturnya norma kesopanan, dan (3) menjelaskan lunturnya norma hukum dalam novel Nasibe Guru Haryoko karya Tulus Setiyadi. Adanya permasalahan sosial tersebut sehingga dalam penelitian ini menggunakan kajian sosiologi sastra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif, serta menggunakan teknik pengumpulan data studi pustaka, membaca, dan catat. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) bentuk lunturnya norma kesusilaan dalam novel Nasibe Guru Haryoko karya Tulus Setiyadi yaitu perilaku para remaja yang terjerumus pergaulan bebas, seks bebas, narkoba, dan clubbing, (2) bentuk lunturnya norma kesopanan dalam novel Nasibe Guru Haryoko karya Tulus Setiyadi yaitu perilaku para tokoh yang tidak mempunyai tata krama, tidak menghargai orang tua, berkata kasar, menghina orang lain, dan berikap acuh, dan (3) bentuk lunturnya norma hukum dalam novel Nasibe Guru Haryoko karya Tulus Setiyadi, berupa perbuatan yang melanggar hukum yaitu perselisihan dan pengrusakan. Kata Kunci : norma kesusilaan, kesopanan, dan hukum.