Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Sistem Bagi Hasil Dengan Prinsip Wakalah Wal Murabahah Pada Pembiayaan Di Pt. Btpn Syariah Kedungpring Muflihatin; Nursamsi
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v4i1.2249

Abstract

Lembaga Perbankan merupakan lembaga keuangan yang usaha pokoknya memberikan kredit dan jasa-jasa dalam lalu lintas pembayaran dan peredaran uang. Dalam hal ini BTPN Syariah memiliki visi lain yaitu menjadi bank Syariah terbaik dengan keuangan inklusif, mengejahterakan berjuta rakyat indonesia. BTPN Syariah Kedungpring yang mempunyai 7 karyawan untuk melayani masyarakat di seluruh kecamatan Kedungpring, memberikan pembiayaan dengan sistem bagi hasil dengan perhitungan 30 % untuk bank dan 70 % untuk nasabah. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Penerapan Sistem Bagi Hasil dengan prinsip Wakalah Wal Murabahah di PT. BTPN Syariah Kedungprig. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantatif. Metode deskriptif kuantatif bertujuan untuk menggambarkan suatu penelitian, Menganalisis dan mengklasifikasikan penelitian dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian sistem bagi hasil dengan prinsip wakalah wal murabahah di BTPN Syariah lamongan sudah sesuai dengan prosedur dan peraturan di BTPN Syariah, hal ini dibuktikan dengan wawancara terstruktur dan bertatap muka dengan karyawan. Dapat ditarik kesimpulan bahwa Penerapan sistem bagi hasil dengan prinsip wakalah wal murabahah pada pembiayaan di BTPN Syariah ini sudah dilaksanakan dengan baik dan sesuai. penulis memberikan saran dalam eksistensi BTPN Syariah yaitu mempertahankan terus agar lebih baik prinsip wakalah wal murabahah pada pembiayaan di BTPN Syariah ini sudah dilaksanakan dengan baik dan sesuai, dikarenakan semua karyawan sudah dibekali dengan SOP, sehingga dalam pelaksanaanya lebih mudah dan di kontrol dalam pengawasannya