Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya Pengembangan Pariwisata Melalui Pemberlakuan Tiket di Pemandangan Alam Arak – Arak Bondowoso Nur Ika Mauliyah; Andre Andre; Mohammad Fadoillah; Moch. Sabdanil Karomah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/pkm.v3i2.1880

Abstract

Wisata merupakan sebuah aktifitas perjalanan yang dilakukan oleh satu orang atau sekelompok orang dengan cara berkunjung ke tempat tertentu untuk tujuan rekreasi, pengembangan pribadi, atau mempelajari keunikan daya tarik wisata yang dikunjungi dalam jangka waktu tertentu. Pariwisata adalah segala bentuk perjalanan yang berkaitan dengan kegiatan rekreasi yang memiliki tujuan mengisi waktu luang dengan bepergian ke satu tempat atau lebih. Arak-arak Bondowoso adalah sebuah taman di sebuah hutan di kawasan pegunungan yang berada di bagian barat Bondowoso. Taman yang menawari pemandangan dari ketinggian dengan fasilitas gazebo, rumah pohon, spot foto, wahana, musholla dan toilet. Potensi pemandangan alam arak-arak sangat maju dari tahun ketahun yang menjadi sumber pendapatan daerah di Bondowoso. Wisata yang digemari oleh semua kalangan dan jumlah pengunjung tiap bulannya mengalami kenaikan.
Optimalisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Dalam Mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pendapatan Daerah Jember Nur Ika Mauliyah; Rani Anggriyani; Lailatul Munawaroh; Luluk Nur Khotimah
Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN) Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurbisman.v1i1.109

Abstract

Salah satu elemen kunci dalam mencapai tujuan pembangunan daerah adalah meningkatkan pendapatan asli daerah. Upaya untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak perlu digalakkan untuk mencapai pencapaian tersebut. Dalam hal ini, wajib pajak berkontribusi secara nyata dengan memberikan PAD. Fokus masalah pada penulisan ini adalah: Upaya apa saja oleh UPT PPD Jember untuk mengoptimalkan dari pajak kendaraan bermotor? dan Apakah upaya tersebut dapat mempengaruhi PAD? Tujuan penulisan ini berusaha untuk mengukur kontribusi keuangan dari pajak kendaraan bermotor daerah. Berdasarkan hasil penulisan dapat disimpulkan bahwa penerimaan PKB di UPT PDD Jember dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui upaya-upaya yang dilakukan UPT PPD Jember seperti, sosialisasi di kecamatan/kelurahan, sosialisasi tertib pengesahan STNK tahunan dan tertib berlalu lintas, adanya layanan unggulan, seta adanya penagihan melalui surat-surat perpajakan.
Perilaku Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Terhadap Implementasi Coretax: Perspektif Behavioral Accounting Pada KPP Pratama Situbondo Sara Maulina Putri; Putri Eva Ardianti; Ade Erawati; Nur Ika Mauliyah
Liquidity Vol. 15 No. 1 (2026): Liquidity
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/lq.v15i1.3496

Abstract

This study aims to analyse the compliance behaviour of individual taxpayers who are employees in relation to the implementation of the CoreTax Administration System (Coretax) using a behavioural accounting perspective. The method employed is a descriptive qualitative approach involving interviews, observations and documentation of taxpayers at the Situbondo Tax Office. The results of the study indicate that the implementation of Coretax has improved efficiency, effectiveness, and transparency in tax administration through system integration, automated reporting, and ease of data verification. The automation features within Coretax have also been shown to help improve the timeliness of reporting and reduce administrative errors. However, the level of taxpayer compliance is influenced not only by the system but also by behavioural factors such as understanding, trust, social norms, service quality, and perceptions of penalties. Therefore, the success of tax digitalisation must be supported by improved taxpayer literacy and awareness to foster sustainable compliance.