Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DIVERSIFIKASI PRODUK TANAMAN RUMPUT MENDONG GUNA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MASYARAKAT DAN MENCIPTAKAN PRODUK UNGGULAN DI DESA LENEK Muh. Makhrus; Danang Indra Nugraha; Yuni Septina; Firda Aulia; Neli Neli; Baiq Inayang Wulandari; M. Sulthan Abdullah; Intan Hardiani Zahara; I Gusti Ayu Made Suarmini; Ega Nurul Suci; Deni Saputra
Jurnal Pepadu Vol 3 No 4 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i4.2011

Abstract

Jumlah usaha mikro kecil dan menengah berdasarkan jenisnya menurut Kabupaten Kota tahun 2020 di Kabupaten Lombok Timur terdapat sebanyak 4.297 unit. Salah satu industri mikro yang ada di Lombok Timur tepatnya di Desa Lenek, Kecamatan Lenek terdapat industri kerajinan yang diberi nama tikar mendong. Anyaman tikar mendong ini seiring berjalannya waktu dengan beberapa permasalahan yang ada membuat minat para perajin untuk membuat anyaman ini mulai redup. Mahasiswa KKN-Tematik Universitas Mataram Desa Lenek memiliki inisiatif untuk berkontribusi dalam penyelesaian masalah yang ada, yaitu dengan mengadakan pelatihan diversifikasi anyaman tikar mendong menjadi produk-produk yang dibutuhkan konsumen dan berdaya jual tinggi. Pelatihan dilakukan selama tiga hari berturut-turut dan dapat dikatakan berhasil, dengan pencapaian yaitu kemampuan para perajin dalam membuat beberapa produk dari bahan dasar tanaman mendong. Dengan kemampuan tersebut, diharapkan para perajin tetap semangat dalam melestarikan budaya-budaya yang ada di Desa Lenek.
Pengaruh Frekuensi Rapat Dewan Komisaris Dan Komisaris Independen Terhadap Nilai Perusahaan Firda Aulia; Wahidatul Husnaini; Widia Astuti
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi, Maret 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/risma.v6i1.2822

Abstract

This study aims to examine the effect of the frequency of the board of commissioners meetings and independent commissioners on company value. The population of this study consists of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2019-2021. This study uses a quantitative approach with content analysis methods. Hypothesis testing is using linear regression analysis and robust standard error analysis with STATA 17 software. The theory used in this study is agency theory. The results of the study indicate that the frequency of board of commissioners meetings does not affect company value, while independent commissioners have a positive correlation with company value. Control variables such as company size and leverage also have an effect, but are negatively correlated with company value. The weakness of this study lies in the limited number of variables, so it is hoped that future studies will add variables to strengthen the research.