p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pepadu CERATA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INOVASI PEMANFAATAN KOLANG-KALING DESA GELANGSAR MENJADI KERUPUK BERNILAI JUAL TINGGI Jurnal Pepadu; Nur Nabillah Putri Suciati; Muhammad Adrian Maulana; Vina Alfi Royani; Maya Yusnevia; Ria Putri Ramdhani; Rudi Azhari; Nur Azizah; Rofiq Notonegoro; Ayuk Ovi Yanti; Rahmi Dwi Yuliatna; Hiden Hiden
Jurnal Pepadu Vol 3 No 4 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i4.2462

Abstract

Aren atau Enau (Arenga pinnata Merr.) adalah salah satu jenis tumbuhan palma yang serbaguna karena memproduksi buah, nira, dan pati atau tepung di dalam batang. Sebagian besar hasil produk dari pohon aren yang dipasarkan adalah gula merah yang berasal dari air nira. Masih sangat sedikit produk olahan yang berasal dari buah aren atau yang kita kenal sebagai kolang-kaling. Hal ini karena masyarakat belum memiliki pengetahuan dan inovasi untuk mengolah aren tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatan pengetahuan dan inovasi masyarakat pada pengolahan buah aren sebagai potensi kekayaan dan potensi alam di Desa Gelangsar. Inovasi yang dilakukan pada buah kolang-kaling adalah menjadikannya sebagai kerupuk dengan berbagai varian rasa. Metode pelaksanaannya adalah dengan eksperimen, sosialisasi, pendampingan langsung dan mengajarkan bagaimana memasarkan. Lima 5 (lima) tahap kegiatan pembuatan kerupuk kolang-kaling ini. Lima kegiatan tersebut adalah percobaan pembuatan kerupuk kolang-kaling, sosialisasi produk hasil eksperimen, pelatihan pembuatan kerupuk kolang-kaling kepada masyarakat, produksi kerupuk kolang-kaling dan cara pemasaran. Pelatihan diikuti oleh 30 orang sebagai perwakilan dari 6 Dusun se- desa Gelangsar. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah produk kerupuk kolang-kaling berbagai varian rasa, leaflet, buku resep, video serta pengetahuan masyarakat Desa Gelangsar tentang bagaimana cara mengolah kolang-kaling menjadi kerupuk serta bagaimana cara memasarkan dan mempromosikan baik luring maupun online. Setelah pelaksanaan pelatihan tersebut, 100% ibu-ibu peserta telah mampu memproduksi kerupuk kolang-kaling dan saat ini telah ada yang menekuni pembuatan kerupuk tersebut. Dengan demikian, Kelompok KKN Tematik UNRAM Desa Gelangsar 2022 telah berhasil meningkatkan perspektif ekonomi di Desa Gelangsar.
Review Artikel: Metode Analisis Kandungan Asam Retinoat Pada Sediaan Krim Layla Fatihatussir; Risma Fitriani; Galuh Suli Pitaloka; Nur Azizah; Baiq Khaeratinnisa; Eskarani Tri Pratiwi
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 17 No 1 (2026): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v17i1.1425

Abstract

Kosmetika merupakan bahan atau sediaan yang digunakan pada bagian luar tubuh manusia (epidermis, rambut, kuku, bibir, dan organ genital bagian luar), atau gigi dan membran mukosa mulut, dengan tujuan untuk membersihkan, mewangikan, mengubah penampilan memperbaiki atau melindungi dari bau badan, dan memelihara tubuh pada kondisi baik. Krim pemutih wajah masih banyak yang mengandung bahan kimia berbahaya, seperti asam retinoat. Penggunaan asam retinoat tanpa pengawasan medis dapat menimbulkan efek samping seperti kulit kering, iritasi, dan bahkan berpotensi membahayakan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan membandingkan beberapa metode analisis, baik secara kualitatif maupun kuantitatif, yang digunakan untuk mendeteksi kandungan asam retinoat dalam krim pemutih. Hasil review menunjukkan bahwa metode yang umum digunakan untuk analisis kualitatif yaitu uji warna SbCl₃ dan Kromatografi Lapis Tipis (KLT), sedangkan untuk analisis kuantitatif meliputi Spektrofotometri UV-Vis, HPLC, dan UHPLC. Di antara semua metode, Ultra High Performance Liquid Chromatography (UHPLC) dinilai paling unggul karena mampu memberikan hasil yang akurat, presisi tinggi, sensitif, serta efisien dari segi waktu dan biaya.