Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Klasifikasi Beban Kerja Berdasarkan Denyut Jantung Untuk Mengurangi Tingkat Kelelahan Dalam Bekerja Ariq Adhari Basri; Agustian Suseno
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6038

Abstract

Fisiologi merupakan salah satu ilmu ergonomi yang berfokus pada pengukuran kemampuan fisik. Kelebihan dari cabang ilmu ergonomi ini adalah dapat memahami bagaimana tubuh bekerja serta bagaimana tubuh merespons serta beradaptasi dengan lingkungan. Pengukuran kemampuan fisik perlu dilakukan untuk mengurangi tingkat kelelahan ketika melakukan kegiatan yang memiliki workload yang tidak menentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengukuran denyut jantung, perhitungan konsumsi oksigen yang terdiri dari tiga workload serta melakukan perhitungan waktu kerja dan waktu istirahat yang diperoleh dari konsumsi energi yang dilakukan pada saat kegiatan berlangsung. Penelitian mendapatkan hasil analisa workload ringan didapat angka konsumsi oksigen sebesar 19,513 liter/menit termasuk work level light. Selanjutnya analisa workload Sedang didapatkan hasil konsumsi oksigen sebesar 20,733 liter/menit termasuk work level moderate, dan perhitungan konsumsi oksigen pada workload Berat didapatkan angka sebesar 22,333 liter/menit termasuk work level heavy. Analisa perhitungan waktu kerja dan waktu istirahat diperoleh hasil waktu istirahat yaitu sebesar 21,975 menit.
Klasifikasi Beban Kerja Berdasarkan Denyut Jantung Untuk Mengurangi Tingkat Kelelahan Dalam Bekerja Ariq Adhari Basri; Agustian Suseno
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6038

Abstract

Fisiologi merupakan salah satu ilmu ergonomi yang berfokus pada pengukuran kemampuan fisik. Kelebihan dari cabang ilmu ergonomi ini adalah dapat memahami bagaimana tubuh bekerja serta bagaimana tubuh merespons serta beradaptasi dengan lingkungan. Pengukuran kemampuan fisik perlu dilakukan untuk mengurangi tingkat kelelahan ketika melakukan kegiatan yang memiliki workload yang tidak menentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengukuran denyut jantung, perhitungan konsumsi oksigen yang terdiri dari tiga workload serta melakukan perhitungan waktu kerja dan waktu istirahat yang diperoleh dari konsumsi energi yang dilakukan pada saat kegiatan berlangsung. Penelitian mendapatkan hasil analisa workload ringan didapat angka konsumsi oksigen sebesar 19,513 liter/menit termasuk work level light. Selanjutnya analisa workload Sedang didapatkan hasil konsumsi oksigen sebesar 20,733 liter/menit termasuk work level moderate, dan perhitungan konsumsi oksigen pada workload Berat didapatkan angka sebesar 22,333 liter/menit termasuk work level heavy. Analisa perhitungan waktu kerja dan waktu istirahat diperoleh hasil waktu istirahat yaitu sebesar 21,975 menit.