Rahman Yusup Efendi
Program Studi Teknik Industri , Universitas Singaperbangsa Karawang, Jawa Barat Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemilihan Pemasok Bahan Baku Tetap Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (Studi Kasus pada CV. Mulia Tata Sejahtera) Rahman Yusup Efendi; Wahyudin Wahyudin
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6039

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menentukan pemasok bahan baku terbaik menggunakan pendekatan Sistem Pendukung Keputusan (SPK). Metode yang digunakan berupa Analytical Hierarchy Process (AHP) dan menggunakan perangkat lunak Super Decision untuk proses sintesis. Hasil penelitian terdapat empat kriteria yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan yaitu, Kualitas, Harga, Waktu Pengiriman dan Pelayanan. Alternatif pemasok yaitu Mulia Baja Bersama, Mandiri Steel dan Gaya Steel. Berdasarkan hasil pengolahan menggunakan metode AHP, didapat bobot nilai normalisasi masing – masing alternatif pemasok dari peringkat pertama hingga ketiga yaitu, Mulia Baja Bersama sebesar 0,56; Mandiri Steel sebesar 0,24 dan Gaya Steel sebesar 0,2. Hasil akhir didapat pemasok bahan baku terbaik dengan bobot terbesar yaitu Mulia Baja Bersama.
Pemilihan Pemasok Bahan Baku Tetap Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (Studi Kasus pada CV. Mulia Tata Sejahtera) Rahman Yusup Efendi; Wahyudin Wahyudin
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6039

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menentukan pemasok bahan baku terbaik menggunakan pendekatan Sistem Pendukung Keputusan (SPK). Metode yang digunakan berupa Analytical Hierarchy Process (AHP) dan menggunakan perangkat lunak Super Decision untuk proses sintesis. Hasil penelitian terdapat empat kriteria yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan yaitu, Kualitas, Harga, Waktu Pengiriman dan Pelayanan. Alternatif pemasok yaitu Mulia Baja Bersama, Mandiri Steel dan Gaya Steel. Berdasarkan hasil pengolahan menggunakan metode AHP, didapat bobot nilai normalisasi masing – masing alternatif pemasok dari peringkat pertama hingga ketiga yaitu, Mulia Baja Bersama sebesar 0,56; Mandiri Steel sebesar 0,24 dan Gaya Steel sebesar 0,2. Hasil akhir didapat pemasok bahan baku terbaik dengan bobot terbesar yaitu Mulia Baja Bersama.