Kepala sekolah, sebagai seorang pemimpin harus mampu mendayagunakan seluruh sumber daya sekolah dalam rangka mewujudkan visi dan misi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan yaitu peningkatan mutu pendidikan. Untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu maka kepala sekolah harus memiliki manajerial atau kemampuan memimpin sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui manajemen kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di MTs Assalam Salem dengan menerapkan fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, (2) mengetahui faktor pendukung dan hambatan yang dihadapi dalam manajemen kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian yang dilakukan menggunkan pendekatan deskriptif kualitatif.Teknik pengumpulan data dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini adalah 1) Manajemen Kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan terlaksana melalui: (a) Perencanaan kepala sekolah dilakukan secara bottom up dan kebijakan dilakukan top down dengan melakukan analisis SWOT, (b) Pengorganisasian dilakukan dengan pembagian tugas melalui surat keputusan dan tertuang dalam struktur organisasi. (c) Pelaksanaan dilakukan melalui peningkatan kompetensi guru dan peningkatan minat dan bakat peserta didik. (d) Pengawasan dilakukan melalui program supervisi sekolah yang dilakukan dilakukan secara rutin. 2) Faktor pendukung dalam meningkatkan mutu pendidikan adalah adanya program penggalian bakat peserta didik MTs Assalam Salem Kecamatan Salem Kaupaten Brebes melalui kegiatan jam tambahan dan kegiatan ekstrakurikuler yang meliputi Pramuka,PMR,UKS sains Club, Olah raga, pencak silat, kegiatan keagamaan dan seni, serta sumber daya manusia yang sebagian besar merupakan lulusan S1 dan ada juga yang S2, Faktor penghambat adalah belum semua guru memahami kurikulum 2013.