Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Peningkatan Kesehatan Balita pada Kader Kesehatan di Wilayah Puskesmas Neglasari Dewi Indah Sari; Endang Suartini; Suyatini Suyatini; Ema Hikmah; Ayi Tansah
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i3.1281

Abstract

Anak dengan pertumbuhan dan perkembangan yang optiml akan menjadi penopang keberhasilan suatu bangsa. Mulai dari periode janin hingga usia anak 2 tahun merupakan periode yang penting dalam tumbuh kebang anak sehingga dalam perjalanannya perlu adanya stimulus untuk merangsang otak anak, asupan gizi seimbang untuk kebutuhan nutrisinya, pola asuh yang tepat, imunisasi sesuai dengan usia anak. Posyandu menjadi sarana masyarakat untuk memperoleh informasi dan pemenuhan hak anak agar dapat tumbuh kembang sesuai dengan usia anak. Oleh karena itu peran kader kesehatan menjadi penting sebagai fasilitator untuk melakukan deteksi, sebagai educator kepada masyarakat. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk membantu kader kesehatan dalam meningkatkan kapasitasnya dalam hal melakukan stimulasi deteksi dini dan intervensi tumbuh kembang (SDIDTK) pada anak, mengingkatkan pengetahuan mengenai imunisasi, makanan dengan gizi seimbang. Metode kegiatan yang dilakukan dengan diskusi, simulasi dan pendampingan. Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah perwakilan dari setiap kelurahan berjumlah 15 orang. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat diperoleh pengetahuan peserta mengalami peningkatan sebelum dan setelah dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat, adanya regulasi kegiatan kader kesehatan dalam upaya peningkatan kesehatan anak balita, adanya alat ukur yang portable sehingga memudahkan saat digunakan di berbagai tempat atau posyandu. Implikasi kegiatan ini yaitu balita memdapatkan screening tumbuh kembang, peningkatan keterampilan kader dalam melakukan SDIDTK dan untuk Puskesmas memperoleh informasi mengenai masalah dan kompetensi kader kesehatan.
Effectiveness of complementary food formulated from soybean seed coat and milkfish flour in supporting weight gain among young children Lindawati; Yunita Sari; Cucuk Kunang Sari; Bangun Wijanarko; Dewi Indah Sari
Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Vol. 9 No. 1 (2026): Volume 9 Number 1
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/minh.v9i1.2027

Abstract

Background: Child undernutrition remains a significant concern in Indonesia, particularly during the complementary feeding period when inadequate dietary quality may impair optimal growth. Purpose: To evaluate the short-term effectiveness of a complementary feeding formulation composed of soybean seed coat flour and milkfish flour in supporting weight gain among children aged 9–12 months. Method: A quasi-experimental one-group pretest–posttest design was conducted among 20 children, with 16 included in the final analysis after excluding dropouts and outliers. Participants received 125 ml of the formulated complementary food daily for nine consecutive days. Body weight was assessed before and after the intervention. Results: Due to non-normal data distribution (Shapiro–Wilk p < 0.05), the Wilcoxon Signed Rank Test was applied. Seven children demonstrated weight gain, seven showed no change, and two experienced slight weight loss. Despite positive tendencies, the overall change was not statistically significant (Z = −1.727; p = 0.08). Factors such as short intervention duration, inconsistent caregiver adherence, concurrent intake of ultra-processed foods, and minor illnesses likely contributed to limited measurable changes. Conclusion: Although not statistically significant, the nutrient-rich formulation shows potential for longer-term application, especially in low-resource settings. Extended duration studies with larger sample sizes are recommended.