Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengetahuan Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Covid-19 pada Lansia Yeni Isnaeni; Jellyse Maharani; Pipin Nurhayati
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 3 (2023): Agustus 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v5i3.1614

Abstract

Dunia dihebohkan dengan munculnya virus jenis baru, sebuah virus yang dikenal dengan virus corona. Corona viruses (CoV) merupakan bagian dari keluarga virus yang menyebabkan penyakit mulai dari flu hingga penyakit yang lebih berat seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV) and Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV). Beberapa pengetahuan tentang mencegah penularan covid-19 seperti sering mencuci tangan, selalu memakai masker saat beraktivitas diluar, menjaga jarak minimal 1 meter dan menerapkan etika batuk dan bersin dengan benar. Kasus kematian di usia lanjut di pandemi ini menduduki rank teratas di Indonesia. Kejadian ini menjadi perhatian bagi semua pihak terutama adalah keluarga atau yang menjadi keluarga (pendamping lansia). Kematian paling banyak terjadi pada penderita COVID-19 yang berusia 80 tahun, kelompok lanjut usia sering dikaitkan dengan kelompok yang rentan terhadap berbagai penyakit oleh karena fungsi fisiologisnya berangsur-angsur akan berkurang termasuk sistem imun tubuh. Dengan banyaknya lansia yang mendapatkan informasi tentang Covid-19 baik dari media elektronik maupun dari petugas kesehatan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan lansia dalam upaya penanganan dan pencegahan Covid-19. Dengan pengetahuan yang baik maka penularan dapat diminimalkan. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan bahan bacaan kepada lansia, menganjurkan untuk mendengar informasi aktual tentang COVID-19 dari sumber sumber atau media-media yang dapat dipercaya. Untuk Mengetahui Hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan covid-19 pada lansia di Wilayah kerja Puskesmas Banguntapan 1 Bantul DIY. Jenis penelitian ini adalah Penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Adapun populasi dalam penelitian ini berjumlah 113 Responden. Berdasarkan populasi penelitian yang di peroleh dengan menggunakan rumus slovin maka sampel dalam penelitian ini berjumlah 53 responden di Wilayah kerja Puskesmas Banguntapan 1 Bantul DIY. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan secara langsung kepada responden, Analisis data menggunakan SPSS. Penelitian ini menunjukan bahwa hasil uji Kendal’s Tau hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan covid-19 pada lansia di Wilayah kerja Puskesmas Banguntapan 1 Bantul DIY diatas menunjukan bahwa nilai ρ adalah 0,000 dan nilai α <0,05. Dengan demikian maka ρ<α sehingga diperoleh hasil yang signifikan atau Ho ditolak dan Ha diterima. Hal tersebut menunjukan adanya hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan covid-19 pada lansia di Wilayah kerja Puskesmas Banguntapan 1 Bantul DIY
Aromaterapi Jasmine Berpengaruh terhadap Kualitas Tidur pada Lansia Sri Nur Hartiningsih; Sri Rahayu A. Amir; Andri Setyorini; Yeni Isnaeni
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 3 (2023): Agustus 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v5i3.1737

Abstract

Semakin bertambahnya usia, lansia mengalami perubahan fisik maupun psikologis yang dapat mempengaruhi penurunan aktivitas, sehingga akan berdampak terhadap kualitas tidur. Di Indonesia lansia yang mengalami gangguan tidur sebanyak 5%, sehingga perlunya upaya penanganan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas tidur salah satunya dengan menggunakan aromaterapi jasmine. Aromaterapi jasmine memiliki manfaat sebagai antidepresan dan bersifat menenangkan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian aromaterapi jasmine terhadap kualitas tidur pada lansia di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Kasihan Bantul yogyakarta. Penelitian ini dengan Quasy Eksperiment With control Groub Pretest And Posttest Design. Penelitian dilaksanakan di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Kasihan Bantul Yogyakarta. populasi penelitian ini adalah lansia yang berumur 60-74 dan tinggal di wisma Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha, mengalami gangguan tidur sebanyak 20 lansia. Teknik Pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 20 responden, 10 untuk kelompok intervensi, dan 10 untuk kelompok kontrol. instrument menggunakan kuesioner Piitsburgh Sleep Quality Index (PSQI) yang telah dilakukan uji validitas validitas 0,840 dan reliabilitas Crombach’s alpha 0,881, analisis data dengan uji paired sampel t-test. Hasil penelitian ini bahwa aromaterapi jasmine yang diberikan pada kelompok intervensi dapat meningkatakan score kualitas tidur sebesar 20,4 dengan nilai p-value 0.000. Sedangkan pada kelompok kontrol tidak terdapat perbedaaan yang signifikan dengan peningkatan score 0,8 dengan nilai p value 0,168 yang menunjukan tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Aromaterapi jasmine efektif untuk meningkatkan kualitas tidur pada lansia di balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Kasihan Bantul Yogyakarta.
HUBUNGAN KESEJAHTERAAN SPIRITUAL DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RS YOGYAKARTA Pipin Nurhayati; Yeni Isnaeni; Nisa Fitri Nusaibah
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v9i1.657

Abstract

Penderita pasien GGK di Indonesia mengalami peningkatan terutama pada lansia.Penyakit tersebut dapat mengakibatkan kematian jika tidak dilakukan terapi.Salah satu terapi pengganti yang dipilih yaitu hemodialisa. Proses hemodialisa berdampak pada perubahan hidup pasien hingga hilangnya makna hidup dalam diri pasien. Pasien GGK kualitas hidupnya dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya yaitu kesejahteraan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya korelasi kesejahteraan spiritual dan kualitas hidup pada pasien GGK yang melakukan hemodialisa di RS Nur Hidayah. Jenis penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan penelitian cross sectional. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional. Populasinya adalah semua orang yang menderita GGK dengan terapi hemodialisa rutin seminggu 2 kali dan > 6 bulan di unit hemodialisa RS Nur Hidayah Bantul. Sampel penelitian total sampling yaitu sebanyak 66 responden. Analisis ini menggunakan Uji Kendall’s Tau. Hasil Penelitian memperlihatkan adanya hubungan antara kesejahteraan spiritual dengan kualitas hidup pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa di RS Nur Hidayah Bantul dibuktikan dengan hasil correlation coefficien sebesar 0,259 dengan nilai signifikansi yaitu sebesar 0,031 (p value > 0,05).
Pengaruh pendidikan kesehatan tentang sadari dengan metode ceramah diskusi terhadap pengetahuan deteksi dini kanker payudara pada agregat remaja putri di SMA N 2 Banguntapan: The influence of health education about awareness using the discussion lecture method on knowledge of early detection of breast cancer in the aggregate of young women at SMA N 2 Banguntapan Safira Wastiningsih; Yeni Isnaeni; Niken Setyaningrum
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 1 Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.v1i.17

Abstract

Latar Belakang : Kanker payudara merupakan salah satu kanker yang paling sering terjadi pada wanita dan merupakan salah satu penyebab kematian. Salah satu penyebabnya karena kurangnya pengetahuan tentang deteksi dini kanker payudara. Deteksi dini merupakan langkah awal untuk mengetahui secara dini adanya tumor atau benjolan pada payudara. upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja dalam melakukan deteksi dini kanker payudara dengan memberikan Pendidikan kesehatan. Pendidikan kedehatan dapat dilakukan menggunakan berbagai metode seperti ceramah diskusi sehingga dapat meningkatan pengetahuan remaja tentang deteksi dini kanker payudara. Tujuan : Untuk mengetahui ada tidaknya Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Sadari Dengan Metode Ceramah diskusi Terhadap Pengetahuan Deteksi Dini Kanker Payudara Pada Agregat Remaja Putri SMA N 2 Banguntapan. Metode : Penelitian ini menggunakan desain metode pre eksperimental dengan one group pre-post test design. Populasi penelitian ini adalah siswi kelas XI SMAN 2 Banguntapan berjumlah 150 siswi. Sampel yang didapatkan sebanyak 66 sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling yaitu dengan cara undian. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui pengaruh Pendidikan kesehan sebelum dan sesudah Pendidikan kesehatan tentang SADARI. Hasil : Hasil uji Wilcoxon didapatkan (p-value= .000 > 0.05) hal tersebut bermakna adanya pengeruh pengetahuan siswi kelas XI sebelum dan sesudah diberikan Pendidikan kesehatan tentang SADARI dengan metode ceramah diskusi. Simpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendidikan kesehatan dengan metode ceramah diskusi mampu meningkatkan pengetahuan siswi kelas XI di SMAN 2 Banguntapan tentang SADARI untuk deteksi dini kanker payudara.
Pendidikan kesehatan pencegahan Covid-19 pada remaja di SMA Negeri 2 Banguntapan Bantul: Covid-19 prevention health education for adolescents at SMA Negeri 2 Banguntapan Bantul Yeni Isnaeni; Desy Eka Siswanti; Sri Setyowati
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1 Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.23

Abstract

Berdasarkan catatan Satpol PP Yogyakarta saat melakukan gelar operasi razia protokol kesehatan pada bulan agustus 2020 terdapat 5.924 masyarakat yang sebagian besarnya berusia remaja melakukan pelanggaran protokol kesehatan dengan tidak menggunakan masker pada saat keramaian. Hal ini diakibatkan dari kurangnya pengetahuan remaja tentang Covid-19. Untuk meningkatkan pengetahuan pada remaja salah satunya melalui pendidikan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja terkait pencegahan covid-19 dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 35 siswa yang di ambil dengan teknik purposive sampling. Hasil dari uji statistik menggunakan uji Wilcoxon pada pre-test dan post-test (sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan tentang pencegahan Covid-19) diperoleh dengan p-value 0,000 sehingga nilai p<0,05. Dari hasil kegiatan diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan tentang pencegahan Covid-19 terhadap pengetahuan pada remaja di SMA Negeri 2 Banguntapan Bantul Tahun 2022.
Pendidikan kesehatan tentang pencegahan kanker payudara dan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja putri di SMAN 2 Banguntapan : Health education on breast cancer prevention and breast self-examination (BSE) in adolescent girls at SMAN 2 Banguntapan Yeni Isnaeni; Sri Setyowati; Sri Nur Hartiningsih; Dian Nur Adkhana Sari
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.33

Abstract

Latar belakang: Kanker payudara merupakan masalah kesehatan serius  bagi kaum wanita, karena saat ini merupakan penyebab kematian nomor satu pada Wanita di Indonesia. Di Indonesia umumnya seorang wanita baru diketahui menderita kanker payudara pada stadium lanjut. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan atau rasa malu sehingga terlambat melakukan pemeriksaan. Cara pencegahan paling sederhana yang dapat dilakukan dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), sehingga bagaimana cara melakukan sadari perlu diketahui terutama pada remaja. ujuan: Kegiatan pengabdian ini sebagai upaya peningkatan pengetahuan dalam melakukan pencegahan kanker payudara melalui pendidikan kesehatan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada Remaja di SAMN 2 Banguntapan. Metode: Kegiatan pengabdian ini berjenis CBR (Community-Based Research). Dilakukan dengan menggunakan metode cermah, demonstrasi  SADARI dan diskusi. Sebelum kegiatan dilakukan pretest sebelum kegiatan penyuluhan dilakukan dan diakhir kegiatan dilakukan postes. Instrumen yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini menggunakan kuesioner pengetahuan, pantom payudara saat demonstrasi SADARI. Kegitan pengabdian ini diikuti oleh 66 Remaja Putri SMAN 2 Banguntapan. Hasil: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan edukasi pencegahan kanker payudara dengan SADARI kepada remaja ini terdapat peningkatan pengetahuan, sebelum diberikan pendidikan kesehatan dalam kategori baik sebanyak 8 orang (12,1%) dan setelah diberikan pendidikan kesehatan dalam kategori baik meningkat sebanyak 38  (57,6%). Simpulan: Kegiatan pengabdian pada masyarakat melalui pendidikan kesehatan tentang kanker payudara dan pemeriksaan SADARI dapat meningkatakan pengetahuan Remaja dalam pencegahan kanker payudara.
Pencegahan penularan HIV/AIDS pada remaja melalui upaya pendidikan kesehatan menggunakan media video: Prevention 0f HIV/AIDS transmission in aldolescents through health education efforts using video media Sri Nur Hartiningsih Hartiningsih; Endar Timiyatun; Andri Setyorini; Yeni Isnaeni
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2 Nomor 2, November 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.118

Abstract

Latar Belakang: Penyakit HIV/AIDS merupakan salah satu penyakit yang menjadi masalh global yang dihadapi dunia termasuk Indonesia. Remaja merupakan kelompok paling rentan tertular HIV karena kecenderungan mengalami dorongan seksual yang tinggi karena belum stabilnya horman dalam tubuh remaja, sehingga meningkatnya remaja melakukan hubungan seksual di usia dini. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan penularan HIV/AIDS pada remaja di MA Mafaza, Bantul, Yogyakarta.   Metode: Pada kegiatan pengabdian ini menggunakan metode ABCD (Asset Based Community Development)  yang diikuti oleh 27 remaja MA Mafaza. Kegiatan ini dilakukan secara tatap muka di Aula Pondok Pesantren MA Mafaza, selama 100 menit, yang dibagi menjadi 3 tahap. Tahap pertama persiapan, tahap dua adalah edukasi dengan menampilkan video, ceramah dan diskusi. Tahap ke tiga melakukan posttes. Sebelum dilakukan pendidikan kesehatan dilakukan pretes dan diakhir dilakukan postes. Instrumen pada kegiatan pengabdian ini kuesioner pengetahuan pencegahan HIV/AIDS. Hasil: setelah dilakukan penyuluhan tentang pencegahan HIV/AIDS terjadi peningkatan pengetahuan pada remaja di MA Mafaza menggunakan media video, dalam kategori baik 27 remaja (100%).  Simpulan: Kegiatan pengadian pada masyarakat yang dilakukan dengan Pendidikan Kesehatan dengan menggunakan media video dapat meningkatkan pengetahuan pencegahan HIV/AIDS.
Peningkatan pengetahuan ibu balita tentang menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal di Posyandu Bali Gunungkidul Yogyakarta: Improving the knowledge of toddler mothers about Local Food-Based (PMT) menus in Posyandu Bali Gunungkidul Yogyakarta Ghaida Siti Nur Auliya; Suryati Suryati; Dian Nur Adkhana Sari; Yeni Isnaeni; Aris Setyawan
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.122

Abstract

Latar belakang: Pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal merupakan salah satu penanganan masalah kekurangan gizi balita. Rendahnya pengetahuan ibu balita tentunya akan berpengaruh terhadap status gizi balita. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang menu PMT berbasis pangan lokal di Posyandu Bali Gunungkidul Yogyakarta. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjenis CBR (Community Based Research). Kegiatanya adalah pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal di Bali Gunungkidul Yogyakrta. Instrument yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan tentang pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal. Jumlah responden dalam kegiatan pengabdian ini sejumlah 44 ibu balita. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai dengan menilai pengetahuan ibu balita tentang PMT berbasis pangan lokal sebelum diberikan edukasi tentang menu pemberian makanan tambahan pangan lokal (pretest). Kemudian melakukan kegiatan pendidikan kesehatan dengan menggunakan metode ceramah tanya jawab dan media booklet selama 40 menit. Setelahnya dilakukan penilaian pengetahuan kembali (postest). Hasil: Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 7,704 dan nilai rata-rata posttest 17,97. Terjadi kenaikan rata-rata skor pengetahuan sebanyak 10,26. Dari hasil uji komparasi dengan menggunakan uji Wilcoxon didapatkan hasil nilai p=0,000 (nilai p<0,05). Simpulan: Kegiatan pengaabdian masyarakat ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang menu PMT berbasis pangan lokal di Posyandu Bali Gunungkidul Yogyakarta.
Pendidikan kesehatan dengan phantom terhadap pengetahuan tentang SADARI sebagai deteksi kanker payudara pada remaja: Health education with phantoms on knowledge about breast cancer detection in adolescents Renanda Eka Yuliana; Yeni Isnaeni; Eka Oktavianto; Niken Setyaningrum
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.134

Abstract

Latar belakang: Kanker payudara merupakan penyebab kematian kanker tertinggi pada perempuan di Indonesia. Perilaku SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) merupakan upaya deteksi dini kanker payudara. Salah satu penyebab tingginya angka kejadian kanker payudara adalah kurangnya pengetahuan dan pendidikan tentang kanker payudara di kalangan remaja. SADARI merupakan cara pencegahan paling sederhana yang dapat dilakukan oleh remaja. Media phantom digunakan karena lebih efektif memberikan pengalaman belajar demonstrasi secara langsung dam menarik perhatian sehingga peserta dapat memvisualkan dan mempraktikkan teknik SADARI secara nyata. Tujuan: Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pendidikan kesehatan dengan phantom terhadap pengetahuan tentang SADARI sebagai deteksi dini kanker payudara pada remaja. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjenis CBR (Community-Based Research). Dilakukan dengan menggunakan metode demonstrasi dan diskusi terkait SADARI. Sebelum kegiatan dilakukan pretest dan diakhiri dengan postest. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan dan phantom payudara saat demonstrasi SADARI. Kegiatan ini diikuti oleh 30 remaja putri. Hasil: Pengaruh pendidikan kesehatan dengan phantom terhadap pengetahuan tentang SADARI sebagai deteksi dini kanker payudara pada remaja putri SMA N 5 Yogyakarta terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 8,1. Nilai dari uji Wilcoxon P= 0.000 (p-value= .000 < 0.05) Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai p-value = 0,000 (< 0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan media phantom terhadap pengetahuan tentang SADARI pada siswi SMA. Rata-rata skor pengetahuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan dengan media phantom sebesar 6,83 setelah diberikan pendidikan kesehatan sebesar 14,97. Simpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan phantom terhadap pengetahuan SADARI sebagai deteksi dini kanker payudara pada remaja putri SMA N 5 Yogyakarta.
Edukasi pemahaman kecukupan air susu ibu (ASI) pada ibu menyusui di Queen Baby Spa: Education on understanding the sufficiency of breast milk for breastfeeding mothers at Queen Baby Spa Dian Nur Adkhana Sari; Yeni Isnaeni; Sri Nur Hartiningsih; Suryati
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2 Nomor 2, November 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.136

Abstract

Latar Belakang: Menyusui merupakan salah satu investasi kesehatan jangka panjang yang bermanfaat bagi kelangsungan hidup manusia. Ibu merupakan pelopor dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang ada di Indonesia, sehingga penting untuk meningkatkan pengetahuannya serta menyadari pentingnya pemberian ASI secara eksklusif terutama bagi bayi usia 0-6 bulan. Bayi diharapkan mendapat cukup ASI pada usia 0-6 bulan, kecukupan ASI pada bayi dapat diartikan sebagai kondisi di mana bayi menerima ASI dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Tujuan: Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan ibu menyusui tentang kecukupan ASI pada bayi. Metode: Pada kegiatan pengabdian ini menggunakan metode ABCD (Asset Based Community Development), Kegiatan abdimas ini dimulai dengan cek kesehatan pengukuran tekanan darah dan pengukuran berat badan kemudian dilanjutkan edukasi tentang kecukupan ASI. Kegiatan ini diikuiti oleh 40 peserta ibu menyusui, dengan total kegiatan selama 60 menit. Intrumen pada kegiatan ini menggunakan instrument pengetahuan kecukupan ASI. Hasil: Hasil pengabdian Masyarakat didapatkan skor pengetahuan sebelum dilakukan Pendidikan kesehatan didapatkan Sebagian besar dalam skor cukup sebanyak 25 peserta  (62,5%) dan skor pengetahuan setelah dilakukan pendidikan kesehatan didapatkan skor baik sebanyak 40 peserta (100%), terdapat kenaikan pengetahuan setelah dilakukan pendidikan kesehatan. Simpulan: Kegiatan abdimas ini berjalan dengan lancar, Sebagian besar ibu menyusui mengalami kenaikan pengetahuan tentang kecukupan ASI. Oleh karena itu diharapkan melalui pengabdian masyarakat ini kesadaran ibu menyusui akan kesehatan semakin meningkat.