Anis Suhairiyah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kecakapan Berbahasa Peserta Didik pada Mapel Bahasa Indonesia melalui Metode Time-Token Anis Suhairiyah
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 Nomor 2, 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v7i2.704

Abstract

Hasil belajar diperoleh siswa terlihat ketika proses pembelajaran sudah selesai. Keterampilan berbicara pada dasarnya sebuah kompetensi dalam mengucapkan multi-bunyi artikulasi, multi-kata, multi-kalimat sebagai upaya ekspresi, pernyataan diri, mengungkapkan multi-gagasan, maupun perasaan-perasan. Tujuan fundamental hasil belajar keterampilan berbicara adalah perlakuan suksesi komunikasi, maknanya siswa mampu menyampaikan ide-gagasan secara logis, jelas, tersistematis sehingga multi-informasi yang diutarakan dapat diterima dengan baik. Tujuan penelitian mendeskripsikan gambaran objektif peningkatan hasil belajar ketrampilan berbahasa anak didik dengan penerapan model Titok, riset Tindakan Kelas. Kesimpulan penggunaan metode Titot (Time-Token) yang diterapkan untuk mendorong keterampilan berbicara, terbukti meningkatkan kompetensi sekaligus hasil pembelajaran peserta didik tingkat tujuh SMPN 3 Kabupaten Blitar.
Implementasi Pembelajaran Model Thipas Upaya Peningkatan Hasil Belajar Mapel Bahasa Indonesia Anis Suhairiyah
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 Nomor 2, 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v7i2.705

Abstract

Angka dan data merupakan petunjuk hasil belajar siswa, hasil terdeteksi ketika proses KBM berakhir. Setiap pembelajaran pasti mempunyai hasil belajar berbeda, karena tingkat kesulitan antarpelajaran, kemampuan, dan metode berbeda. Pembelajaran cooperative learning dalam iklim kelas menyenangkan kreatif membuahkan hasil maksimal, maknanya komptensi soft skil dan hard skill akan diperoleh siswa. Tipe penciri pengajaran ala Thipas (Thik-Pair-Share) memberikan perilaku bersosial adiluhung, cepat, bernalar kritis, berkemampuan analisis materi ajar lebih inovatif. Tujuan riset PTK berupaya mengetahui gambaran objektif peningkatan hasil belajar dan strategi belajar dalam 10 indikator siswa kelas VIII. Evaluasi akhir didapatkan rerata perhitungan angka pada titik pra-fase diperoleh 74,00; fase 1 (81.81); dan fase 2 rata-rata 88,00.