Berdasarkan hasil observasi di kelas VIII SMP Kristen 2 Amarasi diketahui kemampuan siswa dalam menulis puisi belum optimal. Siswa cenderung memilih diksi yang kurang tepat, keberanian siswa mengungkapkan ide masih kurang serta perolehan hasil menulis puisi 10 dari 20 siswa belum mencapai KKM yaitu 67. Dengan kendala tersebut, guru harus mampu memilih teknik yang tepat untuk pembelajaran menulis puisi. Salah satu teknik yang tepat yaitu teknik akrostik, oleh karena itu subjek penelitian ini adalah mengkaji kemampuan siswa menulis puisi pada kelas VIII SMP Kristen 2 Amaarsi melalui penerapan teknik akrostik. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas. Setiap siklus terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 20 siswa kelas VIII SMP Kristen 2 Amarasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dan tes. Keseluran data yang diperoleh dianalisis melalui tahap-tahap: reduksi data, penyajian data, dan simpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa hasil pratindakan dalam menulis puisi tergolong masih kurang. Setelah tindakan dilakukan dengan penerapan teknik akrostik dalam meningkatkan pembelajaran menulis puisi menunjukkan adanya peningkatan sedang hingga baik sekali. Hasil akhir penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan teknik akrostik dalam pembelajaran menulis puisi dapat meningkatkan kompotensi siswa dalam keterampilan menulis puisi.