Tutiek Ernawati
SMAN 1 Balong

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Model Pembelajaran Kooperatif Group Investigation (GI) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMAN 1 Balong Kabupaten Ponorogo Tutiek Ernawati
Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1069.612 KB) | DOI: 10.58192/sidu.v2i1.691

Abstract

Model pembelajaran kooperatif (Cooperative Learning / CL), yaitu model pengajaran dimana siswa belajar dalam kelompok-kelompok kecil. Setiap anggota kelompok saling bekerja sama dalam mengerjakan tugas. Group Investigation (GI) merupakan model pembelajaran yang memberi kebebasan pada siswa untuk membuat kelompok kecil dengan jumlah anggota 2-6 orang. Masing-masing kelompok memilih topik materi yang telah dipelajari, dan membagi topik-topik tersebut menjadi tugas pribadi. Hasil dari pekerjaan tugas pribadi anggota dipersiapkan untuk menyusun laporan kelompok. Belajar dikatakan belum selesai jika ada anggota kelompok yang belum menguasai bahan pembelajaran. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Adakah peningkatan penguasaan materi pelajaran Sejarah pada kompetensi dasar menganalisis proses masuk dan perkembangan penjajahan Bangsa Eropa melalui model pembelajaran kooperatif Group Investigation (GI) siswa kelas XI IPS 1 SMAN 1 Balong Kabupaten Ponorogo Tahun Pelajaran 2018/2019. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru lain serta dengan kepala sekolah. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (action), observasi (observation), dan refleksi (reflection). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean atau rata-rata. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa nilai rata-rata pada siklus I 75,46 dan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 84,04. Mengacu pada hipotesis tindakan yang diajukan dalam penelitian tindakan kelas ini maka dapat disimpulkan bahwa: ada peningkatan penguasaan materi pelajaran Sejarah pada kompetensi dasar menganalisis proses masuk dan perkembangan penjajahan Bangsa Eropa melalui model pembelajaran kooperatif Group Investigation siswa kelas XI IPS 1 SMAN 1 Balong Kabupaten Ponorogo Tahun Pelajaran 2018/2019.