Tite Kabul
APIKES Bhumi Husada Jakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengkajian Akurasi Pengkodean Diagnosa Kebidanan di RSUD Koja Tite Kabul
MEDICORDHIF Jurnal Rekam Medis Vol 1 (2014): MEDICORDHIF Jurnal Rekam Medis
Publisher : APIKES Bhumi Husada Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.033 KB)

Abstract

ABSTRAK Kegunaan rekam medis Permenkes No.269/MENKES/PER/III/2008 antara lain sebagai dasar pemeliharaan kesehatan dam pengobatan pasien, bahan pembuktian dalam perkara hukum, bahan untuk keperluan penelitian dan pendidikan, dasar pembayaran biaya pelayanan kesehatan dan sebagai bahan untuk menyiapkan statistik kesehatan. Satu diantara peran penting unti rekam medis di rumah sakit adalah menentukan kode penyakit dan tindakan pasien pulang maupun pasien yang meninggal di instalansi rawat jalan maupun rawat inap dalam setiap sub unit pelayanan kesehatan yang ada. Koding adalah pemberian penetapan kode penyakit yang menggunakan huruf dan angka yang mewakili komponen data dan bertujuan untuk menyeragamkan nama dan golongan penyakit, cidera, gejala, dan faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan. Ruang lingkup penelitian dibatasi pada unit kerja rekam medis dan informasi kesehatan RSUD mengenai keakuratan diagnosa kebidanan rawat inap. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yaitu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk membuat gambaran atau deskripsi tentang suatu keadaan secara objektif. Dari hasil penelitian penulis memberikan saran utama yaitu dalain pengkodingan diagnosa penyakit sebaiknya dilakukan oleh petugas rekam medis yang berkompeten di bidangnya khususnya rekam medis. Kata Kunci: penyakit, diagnosa, kode penyakit.
Analisa Kebutuhan Fasilitas Penyimpanan Rekam Medis di RS Rawamangun Tite Kabul
MEDICORDHIF Jurnal Rekam Medis Vol 1 (2014): MEDICORDHIF Jurnal Rekam Medis
Publisher : APIKES Bhumi Husada Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.033 KB)

Abstract

ABSTRAK Fungsi utama unit rekam medis adalah menyediakan rekam medis yang selalu tersimpan atau tcrsedia untuk pelayanan pasien. Sehubungan dengan adanya kegiatan rekam medis dalam tertib administrasi di rumah sakit, maka salah satu penyelenggaraan rekam medis adalah penyimpanan rekam medis. menjadi sangat penting. Sehingga diperlukan kebutuhan fasilitas penyimpanan rekam medis yang memadai. Penyimpanann rekam medis dengan rak terbuka, yang memiliki masing-masing 7 sub rak. Idealnya mampu menampung 300 rekam medis aktif, dengan ketebalan rekam medis rata-rata 1 cm, masing- masing panjang sub rak 100 cm. Berdasarkan hasil observasi dalam rangka identifikasi masalali di Rumah Sakit Rawamangun diperoleh informasi, dengan jumlah rekam medis aktif sebanyak 288.000 yang ada saat ini dipcrgunakan rak terbuka sebanyak 112 rak. dengan daya tampung masing-masing sub rak 300 rekam medis. Dengan mctode penelitian analisis clan pengumpulan data melalui observasi serla wawancara peneliti ingin mengetahui kebutuhan fasilitas penyimpanan rekam medis yang ideal berdasarkan jumlah rekam medis aktif saat ini di Rumah Sakit Rawamangun tanggal 18 September 2007 sampai dengan 18 Maret 2009. Untuk mencapai upaya tersebut di atas peneliti mulai dengan menghitung rak penyimpanan rekam medis, serta luas ruang penyimpanan yang dibutuhkan. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan ternyata diperoleh informasi bahwa dengan jumlah rekam medis aktif yang ada saat ini yaitu sebanyak 288.000 dalam rangka meningkatkan produktifitas di unit rekam medis, maka dibutuhkan rak terbuka sebanyak 17 rak terbuka. Apabila menggunakan Roll-o- Pack dibutuhkan 27 Rool-o-Pack, dengan demikian harus dilakukan penamhahan rak terbuka sebanyak 15 sedangkan di Rumah Sakit Rawamangun sekarang ini hanya mempunyai 2 rak penyimpanan, apabila dengan Roli-o-Pack dibutuhkan 27 Roll-o-Pack. Mengingat penambahan dan luas ruang penyimpanan bukanlah suatu yang mudah untuk dilakukan sedangkan kapasitas rak yang ada saat ini sudah tidak memungkinkan teijadi penamhalian rekam medis aktif, maka sebaiknya perlu ditinjau kenibali periode retensi. Kata Kunci: rekam medis. penyimpanan. kebutuhan fasilitas
Analisa Prosedur Operasional Pengajuan Klaim Asuransi Rumah Sakit Pertamina Jaya Tite Kabul
MEDICORDHIF Jurnal Rekam Medis Vol 1 (2014): MEDICORDHIF Jurnal Rekam Medis
Publisher : APIKES Bhumi Husada Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.033 KB)

Abstract

ABSTRAK Rckam mcdis merupakan bcrkas yang bensikan Catalan dan dokumcn tcntang identitas pasien. pemenksaan. pengobatan, tindakan, dan pelayanan lain yang telah dibcrikan kepada pasicn. Satu sianiara aspek kegunaan rckam mcdis adalah dan segi financial reimbursement (Penagihan Biaya) artinya rckam mcdis bcrguna untuk mcnagih biaya dilakukan sebagai timbal balik atas pembenan pelayanan keschatan oich pihak pemberi pelayanan kepada pasien Saat ini proses pembayaran klaim asuransi pasien pasien rawat jalan yang bekerja sama dengan RS Pcrtamina Jaya belum tcrlaksana dengan baik yang dibuktikan dengan kurang Icngkapnya empat berkas pengajuan klaim asuransi pada bulan Januari 2008. berdasarkan kondisi diatas maka penclitian ini dilakukan untuk menganalisa serta mengembangkan proscdur opcrasional pengajuan kiaim asuransi di RS Pertamina Jaya. Adapun metode pcnclitian yang digunakan penulis sccara argumentasi vakni mcnjclaskan masaJah yang ada. Pcngumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan ditclaah dokumennya scdangkan unit analisanya vaitu PO pengajuan klaim asuransi dengan instrumcn pcnclitian bcrupa lembar pengamatan data daftar pcrtanyaan. Hasil penclitian menunjukan bah\va PO pengajuan klaim asuransi pasicn belum ada schingga masih ditemui kcndala dalam proses pembayaran klaim tcrsebut. Unit vang terlibat dalam pengajuan klaim asuransi terdin dari pendaftaran, poliklinik/ ruang rawat. perawat/doktcr, bagian keuangan, bagian administrasi medis scrta bagian rckam medis. Sebanvak empat pengajuan yang ditolak oleh asurasni sebagian besar discbabkan karcna tidak adanya formulir klaim asuransi pasien. Berdasarkan kondisi diatas maka kesimpulan yang dapat diambil >aitu perlu dibuat PO pengajuan klaim asuransi pasien RS Pertamina Jaya. Usulan proscdur operasional sepem terlampir Kata Kunci rekam medis, , pengajuan biaya, asuransi