Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUATION OF CONSTRUCTION MANAGEMENT IN THE D.I. BALIASE RIGHT I (PACKAGE III) KAB. NORTH LUWU Ince Suil Febryan Maula
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol. 4 No. 1 (2020): Flyover Vol 4 Issue 1 juni 2020
Publisher : Moeslim Indonesian University (UMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.572 KB)

Abstract

Dalam sebuah proyek selayaknya memiliki strategi konsep konstruksi dan manajemen konstruksi untuk dapat menggambarkan informasi tentang instrument-instrumen yang bisa dijadikan parameter untuk menilai ataupun untuk memprediksi keberhasilan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk [1] Menganalisis jaringan kerja atau network proyek Pembangunan Jaringan Irigasi D.I Baliase Kanan I (Paket III) Kab. Luwu Utara dengan menggunakan metode CPM untuk perencanaan dan realisasi progress 2019. [2] Menganalisis waktu yang optimal untuk menyelesaikan proyek Pembangunan Jaringan Irigasi D.I Baliase Kanan I (Paket III) Kab. Luwu Utara dengan menggunakan metode PERT untuk perencanaan dan realisasi progress 2019. Dan [3] Mengidentifikasi Resiko yang terjadi dan yang menimbulkan dampak terhadap biaya maupun waktu pada proyek Pembangunan Jaringan Irigasi D.I Baliase Kanan I (Paket III) Kab. Luwu Utara. Dari hasil analisis dan pembahasan maka dapat ditarik beberapa kesimpulan yakni [1] Hasil dari diagram CPM perencanaan didapat umur proyek menjadi (4 + 12 + 22 = 38) 38 bulan dengan Jalur Kritis dari diagram CPM adalah A – B – D sedangkan untuk progress 2019 didapat umur proyek menjadi (5 + 6 = 11) 11 bulan dengan Jalur Kritis dari diagram CPM adalah K – C. [2] Hasil dari metode PERT perencanaan didapatkan penyelesaian proyek Jaringan Irigasi DI. BALIASE Kanan 1 (Paket III) Kab. Luwu Utara dapat diselesaikan selama 38 bulan dengan persentase 50%, 39 bulan dengan persentase 95.82% dan 40 bulan dengan persentase 99%, sedangkan untuk progress tahun 2019 dapat diselesaikan selama 11 bulan dengan persentase 50% dan 12 bulan dengan persentase 98.50%. dan [3] Dari risiko-risiko yang didapatkan melalui analisa sebagai risiko yang paling besar untuk terjadi dan yang menimbulkan dampak terhadap biaya maupun waktu yang cukup signifikan adalah pembebasan lahan.