Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

POTENSI KEPEMIMPINAN MAHASISWA UNIVERSITAS “X” MEMAKAI FAST: PROFETIC LEADERSHIP Miryam Ariadne Sigarlaki
Simposium Nasional Mulitidisiplin (SinaMu) Vol 2 (2020): Simposium Nasional Multidisiplin (SinaMu)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.406 KB) | DOI: 10.31000/sinamu.v2i0.3562

Abstract

Penelitian tentang potensi kepemimpinan yang berdasarkan Profetic Leadership pada mahasiswa Universitas X memiliki tujuan untuk menggambarkan potensi yang dimiliki oleh mahasiswa agar dapat menjadi kader pemimpin di organisasi dalam kampus khususnya dan umumnya dapat menjadi penerus pemimpin masa depan. Potensi kepemimpinan diambil berdasarkan “prophetic leadership” atau kepemimpinan nabi Muhammad SAW, yang terdiri dari 4 dimensi yaitu Fatonah, Amanah, Shidiq dan Tabligh (FAST).  Metodologi yang digunakan adalah metoda kuantitatif, dengan Teknik sampling acak. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Universitas X dari berbagai fakultas. Sampel yang didapatkan sebanyak 533 orang, dengan karakteristik usia 18 sd 19 tahun. Alat ukur yang digunakan adalah Kuesioner Potensi Karakter Pemimpin (PK-PEQ), berdasarkan pengujian construct reliability, semua karakteristik memiliki nilai ≥ 0,7. Validitas menggunakan pendekatan corrected – ítem total berkisar 0,3 – 0,7. Perhitungan data menggunakan distribusi frekuensi dan tabulasi data demografi. Hasil Analisa distribusi frekuensi potensi Karakter Pemimpin yang dihasilkan yaitu semua individu memiliki potensi keseluruhan karakter kenabian yaitu Fathonah, Amanah, Shidiq dan Tabligh. Dari keempat karakter tersebut ada salah satunya yang dominan muncul dalam diri individu yaitu yang paling tinggi capaian nilainya. Karakter Fatonah 16%, Amanah 11%, Shidiq 33% dan Tabligh 40%. Dilihat berdasarkan jenis kelamin, pada laki – laki Fatonah 15%, Amanah 14%, Shidiq 22% dan Tabligh 34%. Pada perempuan Fathonah 14%, Amanah 8%, Shidiq 34% dan Tabligh 36%. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat memberikan masukan dan membawa perubahan pada mahasiswa di Universitas X, siap dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai penerus bangsa dan pemimpin masa depan dimulai dari bangku perkuliahan.  Kata kunci: kepemimpinan profetik; Fathonah; Amanah; shidiq; tabligh
Tiga Pilar Militansi Generasi Z Dyah Titi Setyaningrum; Miryam Ariadne Sigarlaki; Niken Cahyorinarti
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 19 No. 2 (2025): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/zhmks915

Abstract

Abstrak Sebagai digital native, generasi Z menghadapi tantangan moral dan etika di tengah disrupsi era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) sehingga membutuhkan karakter militan untuk mempertahankan komitmen kebangsaan. Militansi perlu dimaknai sebagai semangat juang konstruktif, sikap positif seperti bersemangat tinggi, tangguh, dan berkomitmen terhadap kebenaran dan moralitas. Penelitian kualitatif eksploratif ini bertujuan untuk merumuskan kerangka ilmiah yang kokoh untuk mengoperasionalisasikan karakter militan yang positif pada generasi Z. Metode yang digunakan adalah analisis konseptual sistematis (systematic conceptual analysis) dan analisis tematik deduktif terhadap sembilan karakter perilaku militan yang telah teridentifikasi pada peneitian pendahulu. Analisa tematik merumuskan Tiga Pilar yang dapat digunakan untuk mengukur militansi generasi Z, yaitu: Pilar I (Internal): Motivasi, Komitmen, dan Ketahanan Diri; Pilar II (Relasional): Keterlibatan Sosial, Identitas Kelompok, dan Pemikiran Kritis; dan Pilar III (Aksi): Orientasi Nilai, Etika, dan Tindakan Kolektif. Kerangka Tiga Pilar ini menyediakan blueprint teoretis yang kuat, menjamin bahwa militansi diartikan secara konstruktif dan merupakan prasyarat fundamental untuk pengembangan alat ukur psikometri yang komprehensif bagi pengukuran potret potensi militan pada generasi Z Kata Kunci : Militansi, Karakter Militan, Generasi Z Abstract As digital natives, Generation Z navigates profound moral and ethical challenges within the disruptive of the VUCA era (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity), necessitating the development of a militant character to uphold national commitment. Militancy, in this context, is defined as a constructive fighting spirit, encompassing positive attitudes such as high enthusiasm, resilience, and unwavering commitment to truth and morality. This exploratory qualitative study aims to formulate a robust scientific framework for operationalizing positive militant character in Generation Z. The methodology involved a systematic conceptual analysis combined with deductive thematic analysis applied to nine specific militant behavioral characteristics identified in previous research. The thematic analysis resulted in the formulation of the Tri-Pillar Framework for measuring Generation Z's constructive militancy: Pillar I (Internal): Motivation, Commitment, and Self-Resilience; Pillar II (Relational): Social Involvement, Group Identity, and Critical Thinking; and Pillar III (Action): Value Orientation, Ethics, and Collective Action. This Tri-Pillar framework provides a strong theoretical blueprint, ensuring that militancy is interpreted constructively and serves as a fundamental prerequisite for developing a comprehensive psychometric instrument to assess the potential militant profile of Generation Z. Keywords: Militancy, Militant Character, Generation Z