Oka Ivan Robiyanto
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH MINDFULNESS-BASED COGNITIVE THERAPY TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN SOSIAL PADA MAHASISWA KEDOKTERAN Oka Ivan Robiyanto
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 5 No.1 Mei 2019
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.976 KB) | DOI: 10.29313/schema.v0i0.4546

Abstract

ABSTRAK Mahasiswa Fakultas Kedokteran dihadapkan untuk dapat memenuhi tugas akademik yang seringkali berhubungan dengan performansi dan relasi dengan situasi sosial. Faktanya, tiga mahasiswa justru memiliki pikiran ruminatif akan dievaluasi buruk oleh orang lain dan cenderung menghindar dari situasi sosial maupun performansi, akibatnya mahasiswa mengalami hambatan dalam relasi sosial dan saat menghadapi ujian terutama ujian lisan, presentasi dan diskusi kelompok.Untuk itu, dibutuhkan intervensi agar dapat membantu mahasiswa mengatasi kecemasan sosialnya, berupa Mindfullness Based Cognitive Therapy (MBCT). Tujuannya melihat pengaruh penerapan MBCT dalam menurunkan tingkat kecemasan sosial pada mahasiswa Fakultas Kedokteran UNISBA. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan pendekatan one group pre-test post-test design yang melibatkan ketiga partisipan dalam mengikuti 7 sesi MBCT dengan durasi 60-90 menit setiap pertemuannya. Alat ukurnya berupa kuesioner Liebowitz Social Anxiety Scale versi Bahasa Indonesia dengan tingkat validitas pada domain takut (0.86) dan domain menghindar (0.86).Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan MBCT dapat menurunkan tingkat kecemasan sosial pada mahasiswa Fakultas Kedokteran UNISBA. Melalui teknik pada MBCT yang menekankan kesadaran dan fokus pada kondisi saat ini dapat menghilangkan pikiran ruminatif terkait masa lalu dan masa depan yang terbukti membuat ketiga partisipan dapat lebih tenang menjalankan kegiatan dan menerima segala respon dari hasil usahanya tanpa menilai negatif terhadap dirinya. Ketiga partisipan pun mengetahui tindakan yang bisa dilakukan saat kecemasan tersebut muncul kembali. Faktor penunjang: 1) kontrol terhadap distraksi dari ‘mind wandering’; 2) antusiasme partisipan; 3) komitmen latihan Mindfulness Based Cognitive Therapy (MBCT). Kata Kunci: Mindfulness Based Cognitive Therapy (MBCT), Kecemasan Sosial, Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNISBA.