Di Indonesia, Ternate merupakan salah satu daerah dengan tingkat prevalensi penyebaran kanker payudara. Hal ini dikarenakan tingginya keyakinan irasional masyarakat akan pengobatan medis yang membuat pasien memilih untuk tidak patuh dalam mengikuti anjuran dokter. Kepatuhan itu sendiri adalah upaya keterlibatan aktif, sadar dan kolaboratif dari pasien terhadap perilaku yang mendukung kesembuhan, yang di dalamnya terdapat pilihan dan tujuan pengaturan, perencanaan pengobatan dan perawatan, dan pelaksanaan aturan hidup sesuai anjuran dokter.Penelitian ini dilakukan terhadap 4 orang pasien dengan simptom kanker payudara. Pasien tidak mampu mengatasi permasalahan keyakinan akan penyakit kanker payudara dan pengobatan medis di rumah sakit, sehingga menyebabkan munculnya ketidakpatuhan dalam menjalankan anjuran dokter.Untuk mengatasi masalah tersebut peneliti ingin melihat pengaruh Health Education terhadap peningkatan kepatuhan menjalankan pengobatan medis pada pasien dengan simptom kanker payudara di RS Islam PKU Muhammadiyah Maluku Utara.Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kepatuhan menjalankan pengobatan medis yang terdiri dari 13 item pernyataan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan quasi eksperimental dalam bentuk one group pre test – post test designs. Hasil pengukuran test – post test terdapat peningkatan kepatuhan menjalankan pengobatan medis sebesar 61,6%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Health Education dapat meningkatkan kepatuhan menjalankan pengobatan medis pada pasien dengan simptom kanker payudara di Rumah Sakit Islam PKU Muhammadiyyah Maluku Utara. Kata Kunci: Health Education, simptom kanker payudara, kepatuhan