Teknologi kode QR telah berkembang pesat di berbagai industry termasuk instrumen pembayaran berbasis elektronik seperti E-money dan E-Wallet. Keberadaan QRIS di daulat dapat mempermudah percepatan pembayaran digital yang merupakan alas an kuat bagi individu untuk melakukan transaksi tanpa ribet mengeluarkan uang tunai. Selain itu, QRIS memiliki potensi untuk meningkatkan penjualan suatu merchant. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, menggunakan hasil yang bersifat uraian wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran perbankan syariah belum maksimal dalam memanfaatkan QRIS sebagai metode pembayaran non tunai di sektor pariwisata, khususnya di Baturraden, Banyumas. Dalam mendukung pariwisata halal, kantor dan jaringan ATM bank syariah masih sulit ditemukan, terutama pada destinasi-destinasi wisata. Banyak wisatawan jarang menggunakan bank syariah karena kesulitan mengakses kantor dan ATM mereka. Wisatawan asing juga tidak pernah mencari dan melakukan pembayaran melalui bank syariah.