Indra Zachreini
RSUD Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Fraktur Os Nasal Terbuka dengan Bakat Keloid Indra Zachreini; Wina Yunida M Siregar
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol 2, No 2 (2023): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - April 2023
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v2i2.9831

Abstract

Fraktur os nasal adalah setiap retakan atau patah yang terjadi pada bagian tulang di organ hidung. Fraktur os nasal terbuka menyebabkan perubahan tempat dari tulang hidung yang juga disertai laserasi pada kulit atau mukoperiosteum rongga hidung. Insidensi fraktur nasal sangat tinggi dan meningkat seiring bertambahnya usia. Kasus yang dilaporkan pada dewasa sekitar 39-45% sedangkan pada remaja sekitar 45% dan 2-3 kali lebih banyak pada laki-laki. Pasien anak usia 2 tahun datang ke IGD RSU Cut Meutia dibawa oleh orang tuanya dengan keluhan luka robek pada pangkal hidungnya disertai perdarahan aktif setelah terjatuh di kamar mandi dan mengenai sudut lantai 1 jam sebelum masuk rumah sakit. Pasien dan ibu pasien memiliki riwayat keloid. Pemeriksaan fisik dijumpai luka robek 2x0,5x1 cm, terdapat nyeri tekan, krepitasi, dan perdarahan aktif. Pasien mengeluhkan nyeri pada bagian yang terluka. Pasien dilakukan pemeriksaan foto schedel dan didapatkan kesan fraktur nasal dengan deviasi septum. Pasien diberikan antibiotik dan ATS untuk mencegah infeksi, kemudian direncanakan tindakan debridemen luka dan reduksi fraktur nasal.