Wheny Utariningsih
FK Universitas Malikussaleh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Media Promosi tentang Pengetahuan Imunitas Tubuh di Masa Pandemi Covid-19 pada Keluarga Binaan di Desa Uteunkot Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe Vera Novalia; Wheny Utariningsih; Noviana Zara
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol 2, No 2 (2023): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - April 2023
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v2i2.10702

Abstract

Virus Covid-19 telah menyebabkan kematian ribuan jiwa di seluruh dunia termasuk masyarakat Indonesia, perlu kesadaran meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan sehat apalagi masyarakat merupakan kelompok rentan terinfeksi, sehingga diperlukan pembelajaran seperti promosi kesehatan mengenai pengetahuan tentang imunitas tubuh.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui  pengaruh  penggunaan  media  promosi tentang pengetahuan imunitas tubuh di masa pandemik covid-19 pada keluarga binaan di desa uteunkot kecamatan muara dua kota lhokseumawe. Metode penelitian ini melibatkan 90 masyarakat dengan  jenis penelitian quasi eksperimen  rancangan one group pretest-posttest design. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar check list  dan  observasi. Hasil penelitian didapatkan distribusi kelompok umur responden terbanyak yaitu kategori perempuan (74,4%). Usia responden terbanyak yaitu kategori remaja akhir (23,3 %). Pekerjaan paling banyak yaitu IRT (36,7%). Pendidikan terakhir yaitu SMA (31,1%). Distribusi tingkat pengetahuan responden tentang pengetahuan imunitas tubuh sebelum diberikan penyuluhan yang terbanyak pada kategori kurang (22,2%). dan kategori cukup (78,2%). Distribusi tingkat pengetahuan responden tentang imunitas tubuh setelah diberikan edukasi yang terbanyak pada kategori cukup (91,1%). Responden yang tingkat pengetahuannya pada kategori kurang (4,4%) dan baik hampir sama sebanyak (4,4%). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh tingkat pengetahuan imunitas tubuh sebelum edukasi dengan sesudah edukasi pada masyarakat keluarga binaan Desa Uteunkot.
Gambaran Kesiapsiagaan Rumah Tangga dalam Mengantisipasi Penyakit Menular Pascabanjir di Kecamatan Pirak Timu Kabupaten Aceh Utara Wina Andria; Khairunnisa Khairunnisa; Wheny Utariningsih
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol 2, No 2 (2023): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - April 2023
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v2i2.9307

Abstract

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan banjir menjadi bencana terbanyak dengan jumlah 788 peristiwa banjir hingga 15 September 2021. Sejak tahun 2018 hingga 2020 banjir adalah jenis bencana alam tertinggi di provinsi Aceh. Kabupaten Aceh Utara merupakan salah satu kabupaten yang sering dilanda bencana banjir yaitu sebanyak 29 kasus pada tahun 2019 hingga 2020. Setelah terjadinya banjir biasanya timbul beberapa agen penyakit seperti bakteri, virus, parasit dan bibit penyakit lainnya. Penyakit yang dapat timbul pascabanjir seperti gatal-gatal pada kulit, diare, leptospirosis dan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran kesiapsiagaan rumah tangga dalam mengantisipasi penyakit menular pascabanjir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan metode cross sectional, dengan jumlah sampel 96 responden. Hasil penelitian ini didapatkan responden berusia dewasa (42,7%), berjenis kelamin perempuan (66,7%), bekerja (63,5%), berpendidikan SMA/SMK (39,6%) dan untuk nilai kesiapsiagaan sebagian besar kesiapsiagaan cukup (46,9%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah masyarakat yang mempunyai kesiapsiagaan yang cukup adalah berjenis kelamin perempuan, berusia dewasa, bekerja, dan berpendidikan SMA.