Like Anggita Destiana Putri
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ASOSIASI PENGETAHUAN, PELATIHAN DAN STIMULAN TERHADAP KINERJA KADER POSYANDU BALITA: STUDI DI SURAKARTA, JAWA TENGAH INDONESIA Like Anggita Destiana Putri; Noor Alis Setiyadi setiyadi
Jurnal Endurance Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jen.v8i1.2003

Abstract

Health volunteers are important figures in the implementation of Posyandu, i.e integrated service corner. If the they are not active, the implementation of the Posyandu will not run smoothly so that the nutritional status of toddlers cannot be detected early and clearly. Therefore, in implementing of posyandu, health volunteers must have high performance. This study aimed to determine the relationship between knowledge, training, incentives and the performance of health volunteers. This type of research was quantitative research with a community-based cross-sectional approach. This research was conducted in the Manahan Community Health Centre with 125 respondents. The technique sampling was simple random sampling and data analysis used was chi-square test. The results showed that there were no relationship between knowledge of p-value 0.416, OR= 0.739 (95% CI: 0.356-1.534), training p-value 0.884, OR= 1.055 (95% CI: 0.515-2.160) and incentives p-value 0.162, OR= 1.714 (95% CI: 0.804-3.657) and the performance of Posyandu health volunteer. Although there were the significant relationship between knowledge, training, and incentives, but the incentives factor had a probability of 1.7 times to be high performance of posyandu health volunteer. For this reason, the government or policy makers are expected to pay attention to incentives to improve the performance of posyandu health volunteers
Posyandu Remaja sebagai Upaya Pencegahan Anemia di Desa Ngemplak, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo Niken Purnamasari; Anistra Widya Armalia; Dela Kusumaningsih; Like Anggita Destiana Putri; Anisah Firdaus; Besta Ajeng; Aldian Kharis Aditama; Melinia Suci Rahmahdhani; Gina Aulia; Tisya Amelia; Aulia Mir'atus Sholichah; Endang Mulyaningsih; Asty Melanggawati; Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum; Sri Darnoto
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan kesehatan pada remaja adalah anemia. Anemia adalah keadaan dengan kadar hemoglobin, hematokrit dan sel darah merah yang lebih rendah dari nilai normal, yaitu hemoglobin < 12 g/dl untuk remaja. Anemia menyebabkan darah tidak cukup mengikat dan mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Kejadian anemia dipengaruhi oleh kebiasaan asupan gizi yang tidak optimal dan kurangnya aktifitas fisik. Selain itu, mereka cenderung menderita anemia dikarenakan mengalami menstruasi setiap bulan. Anemia disebabkan oleh berbagai faktor diantarnya asupan gizi yang tidak optimal, kurangnya aktifitas fisik, menstruasi, serta kurangnya asupan zat besi. Dampak anemia pada remaja yaitu dapat menghambat perkembangan psikomotor, merusak kinerja kognitif, dan kinerja skolastik. Berdasarkan permasalahan tersebut maka program yang dapat dilaksanakan yaitu Posyandu Remaja sebagai upaya pencegahan anemia di Desa Ngemplak, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Tujuan Posyandu Remaja ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terutama remaja akan pentingnya pencegahan ibu hamil resiko tinggi khususnya anemia. Metode pengabdian melalui beberapa tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan sasaran remaja Desa Ngemplak sejumlah 22 peserta. Posyandu Remaja meliputi kegiatan pemeriksaan Hb (hemoglobin), pengukuran tekanan darah, berat badan dan tinggi badan, pembagian tablet tambah darah (TTD), edukasi tentang anemia serta pembentukan grup chat whatsapp sebagai sarana monitoring dan diskusi tentang anemia dan pengingat minum tablet tambah darah. Hasil evaluasi menunjukkan ada peningkatan pengetahuan remaja tentang anemia, peningkatan konsumsi tablet tambah darah, serta terbentuknya pengurus Posyandu Remaja Desa Ngemplak.