Dian Tiara Farisa
Institut Pertanian Bogor

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Inovasi Lubang Resapan Biopori Menggunakan Pipa Paralon sebagai Upaya Mengurangi Penumpukan Sampah Organik di Desa Margasari Muhammad Iqbal Fathurrohman; Fannia Dwi Erinasari; U'un Maliun Hawa; Dian Tiara Farisa
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat (PIM) Vol. 5 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.5.1.61-67

Abstract

Desa Margasari, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal merupakan sebuah daerah dengan penggunaan lahan yang ditujukan untuk bangunan, lahan pekarangan, tegalan, persawahan, serta perkebunan. Kesadaran masyarakat Desa Margasari yang rendah terkait resapan air hujan dan pengelolaan sampah organik mengakibatkan permasalahan lingkungan seperti penumpukan sampah, genangan air hingga muncul masalah kesehatan. Oleh karena itu, tim KKN-T IPB melakukan kegiatan sosialisasi pembuatan dan pemasangan lubang resapan biopori (LRB) di beberapa lahan pekarangan warga. Selain itu, tim KKN-T juga memberikan penyuluhan mengenai manfaat pemasangan LRB ini kepada warga setempat. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat melakukan pengelolaan sampah organik rumah tangga secara mandiri di lahan rumah masing-masing sehingga bisa memberikan dampak yang baik untuk mengatasi masalah banjir dan cadangan air tanah. Pengelolaan sampah organik juga dapat mengurangi penumpukan sampah dan mempermudah daur ulang serta pengolahannya. Selain itu, dengan pengelolaan sampah organik di dalam LRB ini akan dimanfaatkan sebagai pupuk kompos setelah sampah terdekomposisi. Program penyuluhan biopori di Desa Margasari, Tegal dimulai dengan tahapan sosialisasi, pembuatan, dan pemasangan LRB di beberapa rumah warga. Program ini mendapatkan respon yang positif dari masyarakat terkait pelestarian lingkungan dan ekonomi yang berkelanjutan.