Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kemampuan Perusahaan Keluarga Menciptakan Kekayaan Kusmawati Kusmawati
MDP Student Conference Vol 2 No 2 (2023): The 2nd MDP Student Conference 2023
Publisher : Universitas Multi Data Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.926 KB) | DOI: 10.35957/mdp-sc.v2i2.3993

Abstract

Sebagian besar perusahaan di Indonesia adalah perusahaan keluarga. Tujuan dalam makalah ini adalah untuk membandingkan kinerja penciptaan kekayaan antara perusahaan keluarga dan perusahaan non keluarga. Penelitian ini menggunakan perusahaan yang terdaftar di bursa efek indonesia sebagai populasinya. Sampel yang digunakan adalah perusahaan keluarga dan non keluarga yang terdaftar di bursa efek indonesia selama periode 2019-2021. Perusahaan keluarga adalah perusahaan yang direktur utama atau dewan direksinya adalah pemegang saham mayoritas. Indikator penciptaan kekayaan adalah index nilai tambah kekayaan. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini adalah uji non parametris test yaitu uji mann whitney u. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antara perusahaan keluarga dan non perusahaan keluarga dalam penciptaan kekayaan.
Biaya Keagenan, GCG, dan Kinerja Perusahaan Keluarga Kusmawati Kusmawati
MBIA Vol 19 No 3 (2020): Management, Business, and Accounting (MBIA)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/mbia.v19i3.1208

Abstract

This research according to agency theory, especially conflict between principal and agent in family firm. The purpose of this study was to examine empiricallly differences agency cost, GCG, and performance in family firm and not family firm. proxy chosen in describing the agency cost are operational expense ratio on revenue, performance of the firm is return on asset, and top 50 biggest market cap and mid cap of public listed companies in IICD for the GCG measurement. The population used in this study is company in 100 kompas index, during the period 2017-2019. The sample collected by saturation method and secondary data obtained from a IDX.co.id database. In this study, the data collected were 28 family firm and 43 non family firm. The statistically method are used Mann Whitney U and Chi Square with using IBM SPSS 23.0 for data processing. The first result of this research showed that there are differences in agency cost and Good Corporate Governance among family with non family firm. The second result are showed that there are not difference in Return On Asset among family with non family firm. Abstrak Penelitian ini adalah penelitian tentang teori keagenan, khususnya konflik antara pemilik dan agen di perusahaan keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris perbedaan antara biaya keagenan, GCG, dan kinerja antara perusahaan keluarga dan bukan perusahaan keluarga. Proksi yang dipilih untuk menggambarkan biaya keagenan adalah rasio beban operasi atas pendapatan, ukuran kinerja adalah laba bersih atas aset, dan perusahaan yang masuk dalam 50 perusahaan dengan market kapitatalisasi besar dan menengah untuk ukuran dari GCG. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan yang masuk dalam index kompas 100 selama periode 2017-2019. Sampel dipilih dengan menggunakan metode sampel jenuh dan data sekunder yang digunakan adalah berasal dari database idx.co.id. dalam penelitian ini, data yang dikumpulkan terdiri dari 28 perusahaan keluarga dan 43 perusahaan non keluarga. Metode statistik yang digunakan adalah Mann Whitney U dan Chi Square dengan menggunakan SPSS IBM versi 23 untuk pengolahan datanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan biaya keagenan dan GCG antara perusahaan keluarga dan perusahaan non keluarga. Hasil penelitian berikutnya menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kinerja ROA antara perusahaan keluarga dan non keluarga. Kata Kunci: Biaya Keagenan, GCG, ROA.