Rina Andriani
Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIBBA

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODEL PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN BERBASIS HOTS (HIGHER ORDER OF THINKING SKILL) Rina Andriani
METAMORFOSIS | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya Vol. 12 No. 2 (2019): METAMORFOSIS Edisi Bulan Oktober 2019 | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pe
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.23 KB) | DOI: 10.55222/metamorfosis.v12i2.267

Abstract

Membaca bukanlah kegiatan yang hanya memandangi lambang-lambang tertulis semata namun bermacam-macam kemampuan dikerahkan oleh seorang pembaca agar mampu memahami materi yang dibacanya. Pembaca berupaya agar lambang-lambang yang dilihatnya itu menjadi lambang-lambang yang bermakna baginya. Selain itu di dalam aktivitas membaca terjadi pula interaksi antara pembaca dan penulis. Adapun interaksi tersebut walaupun secara tidak langsung namun bersifat komunikatif. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Semester 1, Tahun Akademik 2019/2020. Metode penelitian yang dipergunakan adalah eksperimen dengan sampel menggunakan dua kelas yaitu kelas A dan B yang diambil secara random (acak). Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pembelajaran kemampuan membaca pemahaman menggunakan metode biasa (konvensional) dan  pembelajaran kemampuan membaca pemahaman menggunakan HOTS (Higher Order of Thinking Skill). Pada pembelajaran kemampuan membaca pemahaman menggunkan metode biasa (konvensional) pada tes awal menggunakan teks wacana I 27 % menjadi 28,5 %, sedangkan menggunakan teks wacana II dari 30% menjadi 32,7 %, peningkatannya masih sangat rendah sedangkan pada pemebelajaran kemampuan membaca pemahaman menggunakan HOTS (Higher Order of Thinking Skill) lebih memberikan hasil yang signifikan yaitu dari teks wacana I pada tes awal 24,5 % menjadi 52,3 %, sedangkan pada teks wacana II tes awal 28 % menjadi 64 %. Simpulannya pembelajaran kemampuan membaca pemahaman berbasis HOTS (Higher Order of Thinking Skill) lebih memberikan dampak positif terhadap pengembangan kemampuan membaca pemahaman sekaligus kemampuan berpikir kritis dan kreatif mahasiswa.  
KEEFEKTIFAN STRATEGI SQRACT BERBASIS HOTS (HIGHER ORDER THINKING SKILLS) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN WACANA ILMIAH Rina Andriani
METAMORFOSIS | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya Vol. 14 No. 1 (2021): METAMORFOSIS Edisi Bulan April 2021 | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Peng
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.181 KB) | DOI: 10.55222/metamorfosis.v14i1.539

Abstract

Kehadiran era kesejagatan menuntut masyarakat untuk terampil menyerap dan mencerna informasi yang mengalir deras dengan cepat. Oleh karena itu kemampuan membaca pemahaman yang tinggi penting dimiliki oleh setiap orang. Di dalam membaca pemahaman terjadi proses memahami makna yang terdapat dalam suatu bacaan secara mendetail, utuh, dan menyeluruh, selain itu seseorang tidak hanya berpikir aktif tetapi hingga tataran yang lebih tinggi yaitu berpikir kritis dan kreatif sehingga mampu mencipta. Strategi SQRACT berbasis HOTS ini adalah strategi pembelajaran yang berbasis pada 3actori- langkah pembelajaran ilmiah yang menggali kemampuan kognitif seseorang sampai ranah tertinggi yaitu mencipta. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembelajaran membaca pemahaman wacana ilmiah dengan menggunakan strategi SQRACT berbasis HOTS siswa kelas X Sekolah Menengah Atas. Desain penelitian ini adalah desain 3actorial 2x2, desain ini digunakan untuk menguji pengaruh utama penggunaan strategi SQRACT berbasis HOTS terhadap kemampuan membaca pemahaman wacana ilmiah. Hasil temuan penelitian terdapat perbedaan hasil belajar membaca pemahaman wacana ilmiah yang signifikan antara kelompok control yang tidak menggunakan strategi SQRACT berbasis HOTS dengan kelompok eksperimen yang menggunakan strategi SQRACT berbasis HOTS. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,005 < 0,05.