Pitaloka
Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAMBARAN KEHIDUPAN TOKOH DRAMA “PENYESALAN DI UJUNG SENJA” HENI YULIANA: PENDEKATAN MIMETIK Pitaloka
METAMORFOSIS | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya Vol. 14 No. 1 (2021): METAMORFOSIS Edisi Bulan April 2021 | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Peng
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.437 KB) | DOI: 10.55222/metamorfosis.v14i1.541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tentang kehidupan tokoh dalam naskah drama “Penyesalan di Ujung Senja” karya Heni Yuliana. Analisis ini difokuskan mengenai bagaimana gambaran kehidupan dari tokoh bernama Reza yang di dalamnya mencakup kehidupan Reza, yaitu : orang tua, kasih sayang, dan rasa hormat dengan menggunakan pendekatan mimetik. Tiga sisi kehidupan dalam naskah drama ini memiliki gambaran kehidupan yang sama seperti dalam kehidupan nyata. Naskah drama “Penyesalan di Ujung Senja” memiliki cerita yang baik dan dapat dibaca oleh semua kalangan, karena isi nya menceritakan tentang bagaimana kehidupan seorang anak yang memiliki ayah tiri dengan karakter yang keras namun ia tetap menghormatinya. Ia tetap peduli dan menyayangi kedua orang tuanya terlebih pada ibu nya yang telah melahirkan dan merawat ia selama ini. Hasil analisis ini yaitu : (1) rasa hormat seorang anak kepada ayah tiri dengan watak yang keras, (2) tetap rajin belajar dan menuntut ilmu bagaimana pun caranya, (3)menyayangi dan kepedulian terhadap ibu, (4)tetap rajin ibadah (solat). Naskah drama ini mudah dipahami alur ceritanya dan terdapat amanat yang biasa ditemui dalam kehidupan sehari-hari, sehingga naskah ini bisa digunakan sebagai analisis drama. Naskah drama ini memiliki alur yang baik yang bisa membuat para pembaca tidak merasa kesulitan menentukan jalan ceritanya.