Fadhilah Mutiara Dewi
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GANGGUAN BERBAHASA PADA TOKOH BANYU ANGGORO PENDERITA SPEKTRUM AUTIS DALAM FILM DANCING IN THE RAIN Fadhilah Mutiara Dewi
METAMORFOSIS | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya Vol. 15 No. 2 (2022): METAMORFOSIS Edisi Bulan Oktober 2022| Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pen
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.447 KB) | DOI: 10.55222/metamorfosis.v15i2.878

Abstract

Psikolinguistik merupakan sebuah studi yang mempelajari bagaimana faktor-faktor psikologis dan neurologis manusia terkait ketika memperoleh, mempelajari, memahami, dan menggunakan sebuah bahasa. Pada bidang psikolinguistik terdapat kajian mengenai gangguan berbahasa. Gangguan berbahasa merupakan halangan yang melibatkan pengolahan bahasa dan dialami oleh seorang individu, salah satunya ialah seseorang yang mengidap spektrum autis. Penderita spektrum autis memiliki masalah yang berkaitan dengan neurologis. Hal tersebut akan menyebabkan gangguan pada aspek sosial, perilaku, serta kebahasaan. Dengan demikian, penelitian ini akan membahas bagaimana gangguan berbahasa yang dialami oleh penderita spektrum autis dan dikaji menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Tokoh Banyu Anggoro dalam film Dancing In The Rain akan menjadi objek dalam penelitian. Terdapat tiga gangguan berbahasa disertai perilaku menyimpang yang dialami oleh tokoh tersebut. Gangguan berbahasa yang terlihat ialah ekolalia, abnormalitas pengucapan, serta kesulitan dalam memproduksi bahasa. Selanjutnya, telihat perilaku menyimpang yang dilakukan oleh tokoh Banyu, seperti terobsesi dengan kesamaan lingkungan, self-abuse, memperlihatkan emosi yang tidak tepat, serta tidak responsif terhadap orang lain.
PEMILIHAN KODE DALAM PERCAKAPAN ANGGOTA KELUARGA PADA MASYARAKAT CIBUBUR, JAKARTA TIMUR Fadhilah Mutiara Dewi
SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra Vol. 14 No. 2 (2022): SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa Asing (FBA) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.901 KB) | DOI: 10.36733/sphota.v14i2.4836

Abstract

Abstract In the field of sociolinguistics there are studies that discuss code switching and code mixing. In line with the statement, the purpose of this research is to describe the for, of code selection (language) and to explain the factors that become the background for the creation of code switching and code-mixing events. The locations used in this study are people who live in Cibubur, East Jakarta and are limited to the scope of RT.003 and RW.003. Qualitative methods will be used as a way to analyse the object of research. This is because the data in the study will be described descriptively by looking at the form of the code and the factors that influence it, so that the factors that occur from the selection of the code will also be included. Data will be collected in the form of interviews and will be analyzed using Dell Hymes theory regarding the concept of “SPEAKING”. The interview was conducted online through the WhatsApp and Instagram applications, so that the results obtained that the from of language variation codes seen in the Cibubur community, East Jakarta were Jakarta Malay Language (BMJ), Javanes Language (BJ), Sundanese Language (BS), Minangkabau Language (BM), Batak Language (BB), and Foreign Language (BA). Meanwhile, the factors that influence the occurrence of this code selection event are the context and setting, the narrative party, the purpose of the speech, the sequence in the speech, the way of speaking, the means of speaking, the rules or norm, and the type of speech form. Abstrak   Pada bidang sosiolinguistik terdapat kajian yang membahas mengenai alih kode dan campur kode. Senada dengan pernyataan tersebut, tujuan dari adanya penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan wujud pemilihan kode (bahasa) serta memaparkan faktor-faktor yang menjadi latar belakang terciptanya peristiwa alih kode dan campur kode. Adapun lokasi yang digunakan dalam penelitian ini ialah masyarakat yang tinggal di Cibubur, Jakarta Timur dan dibatasi dengan lingkup RT.003 dan RW.003. Metode kualitatif akan dijadikan sebagai cara dalam menganalisis objek penelitian. Hal ini disebabkan karena data dalam penelitian akan dijabarkan secara deskriptif dengan melihat wujud kode serta faktor-faktor yang mempengaruhinya, sehingga akan termuat pula faktor-faktor yang terjadi dari pemilihan kode tersebut. Data akan dikumpulkan dalam bentuk wawancara dan akan dianalisis dengan menggunakan teori Dell Hymes mengenai konsep “SPEAKING”. Wawancara tersebut telah dilaksanakan secara daring melalui aplikasi WhatsApp maupun Instagram, sehingga diperoleh hasil bahwa wujud kode variasi bahasa yang terlihat dalam masyarakat Cibubur, Jakarta Timur ialah Bahasa Melayu Jakarta (BMJ), Bahasa Jawa (BJ), Bahasa Sunda (BS), Bahasa Minangkabau (BM), Bahasa Batak (BB), serta Bahasa Asing (BA). Sementara itu, faktor yang mempengaruhi terjadinya peristiwa pemilihan kode ini ialah konteks dan latar, pihak penuturan, tujuan tuturan, urutan dalam tuturan, cara berbicara, sarana dalam bertutur, aturan atau norma, serta jenis dari bentuk tuturan.