Herlina Susanti
Guru SMA Negeri 1 Sungai Lala, Indragiri Hulu Riau, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI MEDAN MAGNETIK KELAS XII IPA-1 SMAN 1 SUNGAI LALA Herlina Susanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 2 No. 3 (2018): December 2018
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.83 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i3.128

Abstract

Pembelajaran fisika yang disajikan dengan ceramah dan latihan-latihan individual sering tidak disukai oleh para siswa. Akibatnya hasil belajar selalu diurutan paling bawah dibandingkan mata pelajaran lainnya. Padahal fisika memiliki peranan sangat strategis dalam berbagai kehidupan. Untuk menciptakan proses pembelajaran yang menyenangkan, mengasikkan dan dapat meningkatkan hasil belajar, maka perlu adanya perubahan pembelajaran yang menarik yaitu menerapkan pembelajaran model kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD). Rumusan masalah yang diajukan (1) Bagaimanakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada materi Medan Magnetik SMAN 1 Sungai Lala Kelas XII IPA-1. (2) Apakah ada peningkatan hasil belajar siswa dengan diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada materi Medan Magnetik SMAN 1 Sungai Lala ? Penelitian dilakukan di kelas XII IPA-1 dalam dua siklus, setiap siklus dilakukan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pelaksanaan tindakan secara berurutan berupa: pembelajaran klasikal, pembelajaran kelompok, presentasi, evaluasi, dan penghargaan. Pengumpulan data menggunakan metode observasi dengan menggunakan instrument lembar observasi, dokumentasi dengan menggunakan instrument lembar dokumentasi dan tes tulis dengan menggunakan instrument lembar butir soal. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan, pertemuan I untuk pembelajaran dan pertemuan II untuk tes hasil belajar siklus I dan II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD 81,25% dengan rata-rata 77,97 yang termasuk dalam kategori sedang