Asminar Asminar
Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Pekanbaru Riau, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INGGRIS MELALUI TEKNIK GAMES SISWA KELAS VII.3 SMPN 3 PEKANBARU Asminar Asminar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.806 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i4.288

Abstract

Kemampuan berbicara siswa kelas VII.3 SMPN 3 Pekanbaru masih rendah apabila dibandingkan dengan spek berbahasa yang lain bila dibandingkan setiap tahun. Siswa cendrung kesulitan dalam mengekspresikan sesuatu secara oral dalam bahasa Inggris secara. Ketika dalam proses pembicaraan siswa sering berhenti di tengah pembicaraan, durasi atau lama bicara masih terbatas masih di bawah 4 menit, menggunakan kosa kata sangat terbatas, dan kurang keberanian untuk memulai bicara dalam bahasa Inggris baik kepada guru maupun ke teman sekelas,dikarenakan faktor takut salah dan malu. Media Games merupakan suatu permainan yang dikenal siswa sejak lama dan kegiatan yang menyenangkan, serta pada permainan awalnya banyak melibatkan siswa untuk berbicara selama permainan. Dengan modifikasi permainan Snake and Ladder dalam Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan pada siswa kelas VII. 3 SMPN 3 Pekanbaru diharapkan dapat meningkatkan kemampuan bicara siswa. Tahapan penelitian dilaksanakan empat langkah yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian berlangsung dua siklus, masing-masing siklus dua kali pertemuan. Peningkatan keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa dilihat dari jumlah siswa yang memperoleh nilai tinggi dan nilai rata-rata tes hasil belajar tiap pertemuan dalam dua siklus yaitu siklus I dan Siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pembelajaran dengan media games dapat meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Inggris siswa kelas VII.3 SMPN 3 Pekanbaru. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) telah tercapai pada Siklus II, dengan nilai rata-rata 70,39%pada siklus I meningkat menjadi 85,82% pada siklus II. Peningkatan tersebut didukung oleh keberhasilan proses tindakan melalui pendekatan pembelajaran yang tepat, langkah-langkah pembelajaran yang sistematis.