Sahlan Tampubolon
Faculty of English Education Nommensen HKBP University, Medan, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

An Analysis of Students’ Difficulties in Writing Report Text Yesica J P Situmorang; Sahlan Tampubolon; Lastiur E. N Berutu; Agustina Sirait
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.082 KB)

Abstract

Menulis teks laporan dipandang sulit oleh sebagian besar siswa. Maka, penelitian ini mendeskripsikan kesulitan yang dialami mahasiswa dalam menulis teks laporan dan untuk mengetahui faktor-faktor penyebabnya pada semester tiga pendidikan bahasa Inggris di FKIP Universitas HKBP Nommensen Medan. Desain penelitian untuk penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 siswa yang mengalami kesulitan dalam struktur generik, 10 siswa yang mengalami kesulitan dalam fitur leksikogramatika, 10 siswa yang masih belum dapat memilih diksi yang tepat dan 8 siswa yang tidak memperhatikan penggunaan tanda baca terutama titik dan koma saat menulis. teks laporan. Dapat disimpulkan bahwa mereka memiliki beberapa kesulitan dalam struktur generik, leksikogramatika, diksi dan tanda baca. Salah satu faktor yang menyebabkannya adalah kurangnya pemahaman tentang struktur generik dan fitur leksikogramatika.
An Error Analysis in Writing Short Essay Made by the First Semester Students English Department Nommensen University Koleta A.A Purba; Sahlan Tampubolon; Celine I Hutagalung; Fitriwan J Pandiangan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.064 KB)

Abstract

Menulis merupakan salah satu mata pelajaran yang diajarkan di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas HKBP Nommensen Medan. Sementara itu, menulis merupakan salah satu skill dalam bahasa Inggris yang sering dianggap susah oleh siswa, berdasarkan pengalaman penulis penulis masih melakukan kesalahan saat menulis esai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kesalahan yang dominan dan penyebab kesalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif sebagai studi kasus. Data dikumpulkan dari tes siswa dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat empat jenis kesalahan penggunaan tenses yang tepat dalam menulis esai pendek yang dibuat oleh mahasiswa semester satu, yaitu (1). Kelalaian (17,2%), (2). Selain itu (10%), (3). Misformation (69,1%), dan (4) Misordering (3,7%), jenis kesalahan yang dominan dalam penggunaan tenses yang tepat dalam menulis esai pendek yang dibuat oleh mahasiswa dalam menulis essay pendek adalah Misformation (69,1% ). Penyebab kesalahan penggunaan tenses yang tepat dalam penulisan esai pendek adalah adanya Transfer Interlingual dan Intralingual. Dapat disimpulkan bahwa, penelitian ini menunjukkan bahwa masih terdapat kesalahan dalam penulisan esai pendek yang didominasi oleh kesalahan formasi atau kesalahan struktur kata, yang terjadi karena perpindahan antarbahasa dan intralingual atau kesalahan pada bahasa sasaran yang dimaksud.
The Effect of Diglot-Weave Technique on Student's Vocabulary Mastery Christa N. A Manalu; Sahlan Tampubolon; Derliana H Berutu; Yunita S Siboro
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.403 KB)

Abstract

Teknik Diglot Weave digunakan pada penguasaan kosakata siswa kelas XI SMA N 1 Kerajaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan apakah penggunaan teknik Diglot Weave memiliki dampak yang signifikan terhadap penguasaan kosakata siswa. Rancangan penelitian kuantitatif eksperimental untuk penelitian ini dilaksanakan di kelas XI SMA Negeri 1 Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, dengan melibatkan dua kelompok yaitu XI MIPA 1 sebagai kelompok eksperimen dan XI MIPA 2 sebagai kelompok kontrol dengan menggunakan dua kelompok perlakuan teknik yang berbeda : teknik Diglot-Weave dan metode konvensional dengan total 40 siswa. Kelompok eksperimen terdiri dari 20 siswa, sedangkan kelompok kontrol terdiri dari 20 siswa. Data untuk penelitian ini berasal dari 40 tes kosakata pilihan ganda. Tes diberikan kepada kelompok eksperimen dan kontrol sebagai pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil penelitian ini, nilai rata-rata kelompok eksperimen pada pre-test adalah 52,87, dan nilai rata-rata pada post-test adalah 64,75. Sementara itu, nilai rata-rata pre-test kelompok kontrol adalah 51,12, dan nilai rata-rata post-test mereka adalah 61,25. Pengujian hipotesis menghasilkan Ha diterima dan Ho ditolak karena thitung > ttabel = 1,97 > 1,68. (5%). Artinya teknik Diglot Weave berpengaruh signifikan terhadap penguasaan kosakata siswa kelas XI SMA N 1 Kerajaan.
Analysis Illocutionary Speech Acts on Posts and Comments Students’ Instagram Account Cut Natalia; Desi Sastria Lumban Gaol; Josua Arindy Simatupang; Sahlan Tampubolon
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.627 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan tindak ilokusi dalam postingan dan komentar pada akun Instagram mahasiswa semester tujuh jurusan Bahasa Inggris di Nommensen HKBP University. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan dengan menggunakan ucapan dalam posting dan komentar di akun Instagram siswa. Data dievaluasi untuk melihat jenis tindak ilokusi apa yang digunakan pada postingan dan komentar Instagram siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 31 data penggunaan tindak ilokusi dalam postingan dan komentar dikumpulkan dari akun Instagram siswa, dengan representatif 19 menjadi tipe yang paling umum digunakan, diikuti oleh direktif 7, dan ekspresif 5 menjadi tipe yang paling jarang digunakan di Instagram siswa. pendidikan bahasa Inggris semester tujuh Universitas Nommensen HKBP. Ini menandakan bahwa representatif adalah yang paling umum digunakan dalam posting dan komentar mereka, seperti memberi tahu, menyarankan, menyatakan, dan mengkritik.