Sitti Musyarafah Rumakway
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pattimura Ambon, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peranan Pojok Baca alam Meningkatkan Literasi Siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri 10 Seram Bagian Timur, Kecamatan Gorom Timur Kabupaten Seram Bagian Timur Sitti Musyarafah Rumakway; A. Soumokil; R. Hatala
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.712 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.3880

Abstract

Membaca merupakan salah satu cara untuk mendapatkan ilmu yang telah ditulis ataupun dikarang oleh seseorang. Membaca menuntun kita untuk memperoleh dan menganalisa informasi yang kita dapat sehingga bermanfaat pada kehidupan. Maka dari itu, membaca merupakan hal yang sangat penting sebagai penuntun kehidupan manusia. Menurut UNDP tahun 2014 mencatat bahwa Indonesia sebagai salah satu Negara yang berhasil mengurangi angka buta huruf, dan tingkat kemelekan huruf masyarakat Indonesia mencapai 92,8% untuk kelompok dewasa dan 98,8% untuk kategori remaja. Akan tetapi beranjak dari keberhasilan dalam tingkat kemelekan huruf, Indonesia masih memliki satu pokok permasalahan yaitu terkait dengan minat baca masyarakat yang rendah dalam hal ini pendidikan juga tidak luput dalam kategori, peserta didik di Indonesia masih memiliki minat baca yang rendah. Berbanding terbalik dengan data UNDP, hasil studi “Most Littered Nation In The World” yang dilakukan oleh Central Connecticut State University pada tahun 2016 lalu, yang menyatakan bahwa Indonesia menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca. SMP N 10 Seram Bagian Timur, merupakan sebuah lembaga pendidikan yang berada di Desa Awar wawatu. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa di SMP N 10 Seram Bagian Timur 70% berada pada kategori kurangnya minat baca. Hal ini dapat menjadi permasalahan serta menunjukan kelemahan dari siswa SMP N 10 Seram Bagian Timur. Permasalahn-permasalahan ini dapat diselesaikan atau dapat disolusikan dengan membuat program literasi pojok baca. Namun tidak semua rencana dapat berjalan tanpa ada hambatan. Selama program ini terlaksana pasti terdapat beberapa kendala yang menjadi tantangan bagi pelaksanaan program tersebut. Disini penulis tertarik untuk meneliti dan menguji seberapa jauh program literatur ini bermanfaat bagi para siswa SMP Negeri 10 Seram Bagian Timur dan mengetahui seberapa minat kah siswa SMP Negeri 10 Seram Bagian Timur terhadap program tesebut. Dengan adanya program literasi pojok baca, hal ini dapat menjadi solusi dari permasalahan diatas. Mengingat pentingnya budaya baca untuk mengembagkan kemampuan dan keterampilan dasar bagi seseorang dalam memperoleh pengetahuan, keterampilan, serta pembentukan sikap dan menjadi generasi literat menuju masyarakat kritis dan peduli