“Meningkatkan Disiplin Guru dalam kehadiran Mengajar di Kelas Melalui Penerapan Reward adn Punishment di SD Negeri 147/VIII Bogorejo Tahun Pelajaran 2021/2022.” Peningkatan mutu pembelajaran disekolah sangat tergantung dari beberapa faktor. Faktor yang sangat penting antara lain adalah penerapan budaya sekolah kearah peningkatan mutu. Budaya sekolah merupakan hal yang positif yang harus dipertahankan dan dilaksanakan oleh semua warga sekolah tanpa merasa terpaksa. Budaya sekolah yang harus dipertahankan salah satunya adalah masalah kedisiplinan, termasuk disiplin para guru dalam kehadiran dikelas pada proses belajar mengajar. Untuk meningkatkan disiplin para guru dapat diupayakan melalui bermacam-macam cara. Dalam Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini, dicobakan tindakan berupa penerapan Reward and Punishment untuk para guru di SD Negeri 147/VIII Bogorejo Kecamatan Tebo Tengah Kabupaten Tebo Provinsi Jambi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, karena dari hasil penelitian dan analisa data, ternyata pada siklus kedua, kedisiplinan guru dalam kehadiran dikelas pada proses belajar mengajar meningkat dan memenuhi indikator yang telah ditetapkan sebesar 80%. Pada Siklus I kehadiran guru yang krang dari 10 menit ada 3 orang atau 18,75%, guru yang hadir 10 sampai 15 menit ada 5 orang atau 3,25%, sedangkan guru yang hadir lebih dari 15 menit ada 8 orang atau 50%. Setelah diadakan analisa data dan pembinaan serta panishment and reward dan perbaikan maka dilanjutkan ke siklus II dengan hasil sebagai berikut. Guru yang hadir kurang dari 10 menit ada 14 orang atau 87,5%, guru yang hadir antara 10 sampai 15 menit ada 1 orang atau 6,25%, sedangkan guru yang hadir lebih dari 15 menit ada 1 orang atau 6,25%. Dengan demikian bahwa pada siklus II kehadiran guru sudah melebihi standar kehadiran yaitu 80%. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan disiplin guru dalam kehadiran dikelas pada kegiatan belajar mengajar dapat dilakukan dengan penerapan Reward and Punishment kepada guru.