M. Hanif Prasetya 'Adhi
Faculty of Nursing, University of Padjadjaran

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Quality of Life for End-Stage Renal Disease (ESRD) PatientsUndergoing Peritoneal Dialysis (PD) Therapy: A Literature Review M. Hanif Prasetya 'Adhi; Yanny Trisyani; Etika Emaliyawati
Padjadjaran Acute Care Nursing Journal Vol 1, No 1 (2019): Padjadjaran Acute Care Nursing Journal
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.328 KB) | DOI: 10.24198/pacnj.v1i1.24817

Abstract

Introduction: ESRD adalah diagnosis akhir yang membutuhkan terapi pengganti ginjal seumur hidup seperti hemodialisa, peritoneal dialysis (PD) dan transplantasi ginjal. Populasi di dunia dan prevalensi penyakit ginjal stadium akhir terus meningkat, pasien semakin dihadapkan dengan keputusan untuk memulai terapi pengganti ginjal. Penelitian dan literature review yang menilai dampak perawatan terapi PD pada pasien ESRD masih terbatas. Tujuan dari literature review ini untuk menganalisis terapi CAPD pada pasien ESRD. Pencarian terbatas pada database elektronik seperti Pubmed, Proquest, dan Google Scholar, dengan kata kunci “ESRD”,”CAPD”,“Peritoneal Dialysis”,“Quality of Life” disusun berdasarkan MeSH Database dari NCBI. Methods: Strategi review artikel menggunakan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analyses) dan dianalisa menggunakan konten analisis. Studi yang diterbitkan antara tahun 2009-2019, artikel penelitian dengan bahasa inggris, dipertimbangkan sebagai kriteria inklusi dalam tinjauan ini. Results: Didapatkan 25 artikel; 15 kuantitatif, 7 kualitatif, 2 case report dan 1 mixed methods. Discussion: Domain fisik; PD memberikan kelebihan pada peran-fisik, vitalitas, energik, dan bebas nyeri. Domain psikologis; PD menimbulkan depresi dan kecemasan yang lebih rendah daripada HD, bahkan 1 studi menyebutkan HD dapat menyebabkan depresi berat. Hubungan sosial; PD memberikan kemandirian pada gaya hidup, efikasi diri, kebebasan beraktivitas, fleksibilitas, dan mempertahankan kehidupan normal. Hubungan terkait lingkungan; pasien dengan PD lebih mungkin untuk melanjutkan pekerjaan mereka sehingga mereka secara finansial lebih baik dan lebih bebas untuk bepergian daripada HD, penghasilan terus dapat secara signifikan berkontribusi pada kesejahteraan pasien CAPD. Conclusion: PD terbukti memberikan kualitas hidup yang lebih baik. Dengan demikian, penting untuk mengembangkan terapi PD pada pasien ESRD yang membutuhkan dialisis jangka panjang, bahkan seumur hidup.