M. Suryadi
Magister Ilmu Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Tindak Tutur Najwa dalam Program Mata Najwa “Pelanggaran Protokol Kesehatan Berulang (part 6)” Fanny Khumalasari; M. Suryadi
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 7, No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.7.1.44-53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil dari tindak tutur yang terdapat pada dialog Mata Najwa. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah semua tuturan yang terdapat dalam dialog program Mata Najwa dengan tema “Pelanggaran Protokol Kesehatan Berulang (part 6).” Kajian tindak tutur merupakan penelitian yang cukup menarik untuk diteliti. Hal ini terbukti dengan banyaknya laporan penelitian yang membahas kajian tindak tutur. Laporan penelitian yang ditemukan peneliti terkait kajian tindak tutur sangat beragam. Tindak tutur itu sendiri adalah hasil dari suatu kalimat dalam kondisi tertentu dan merupakan satuan terkecil dari komunikasi bahasa. Tindak tutur ilokusi menjadi lima kategori yaitu deklaratif, refresentatif, ekspresif, direktif, dan komisif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi (pengamatan). Instrumen penelitian ini adalah dialog ineteraktif Najwa dalam Program Mata Najwa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif. Teknik ini meliputi tiga tahapan, yaitu data reduction (tahap memilih, merangkum dan memfokuskan data), data display (menyajikan data dalam uraian singkat), dan conclusion atau verification atau kesimpulan. Objek penelitian ini adalah semua tuturan yang terdapat pada dialog. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif yang mana hasil dijabarkan. Hasilnya adalah 16 asertif, 10 direktif, 1 komisif, 4 ekspresif, dan 5 deklaratif. Sesuai dengan data yang disajikan tidak semua jenis tindak tutur terdapat dalam dialog yang dianalisis.