Dhevi Enlivena Irene Restia Mahelingga
Badan Riset dan Inovasi Nasional

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Visibilitas Buku Ilmiah Elektronik Memanfaatkan Aplikasi Google Dhevi Enlivena Irene Restia Mahelingga
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 7, No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.7.1.1-13

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana hubungan antara peningkatan minat pada suatu topik dengan peningkatan klik halaman situs web buku ilmiah elektronik. Tujuan dari kajian ini adalah agar dapat diketahui faktor yang memengaruhi peningkatan klik halaman situs web buku elektronik sehingga dapat menjadi saran strategi promosi buku ilmiah elektronik, terutama kaitannya dalam mendukung visibilitasnya di internet. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui dokumentasi dan studi pustaka. Berdasarkan hasil kajian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara popularitas topik di Twitter dengan peningkatan jumlah pencarian kata kunci tertentu di mesin pencari Google. Hasil kueri yang didapatkan dari beberapa sampel halaman situs web lipipress.lipi.go.id pada Google Search Console didapatkan bahwa kueri yang digunakan dalam pencarian yang tertinggi adalah terkait definisi. Pencarian terkait definisi bisa meningkat karena istilah kurang familier menimbulkan keinginan bagi warganet untuk mencari tahu definisi terutama dari sumber yang relevan seperti karya tulis ilmiah berbentuk buku elektronik. Saran yang bisa dilakukan dalam mendukung visibilitas halaman buku ilmiah elektronik di mesin pencari Google, yakni (1) menggunakan kata kunci berupa istilah yang kurang familier yang berpotensi menjadi kueri pencarian dalam penyusunan blurb; (2) mengakses Google Trends untuk mengetahui susunan kueri terkait kata kunci yang sering dicari oleh pengguna internet untuk digunakan dalam blurb; dan (3) menggunakan uraian definisi kata kunci tersebut di dalam blurb.
INFOGRAFIK KONTEN ILMIAH MELAWAN PANDEMI COVID-19 Dhevi Enlivena Irene Restia Mahelingga
EVOKASI: Jurnal Kajian Administrasi dan Sosial Terapan Vol. 1 No. 2 (2022): EVOKASI
Publisher : Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/evokasi.v1i2.539

Abstract

Pandemi Covid-19 memaksa masyarakat berhadapan dengan penyakit menular yang muncul dan menyerang dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pemerintah pusat dan daerah melakukan upaya penanggulangan yang salah satunya meliputi komunikasi risiko dan peningkatan komunikasi, informasi, dan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Salah satu langkah percepatan informasi dan edukasi adalah maraknya infografik Covid-19 pada media sosial berbagai instansi pemerintah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui studi pustaka dan dokumentasi terhadap infografik yang yang dimuat dalam tweet akun @kemkominfo. Konten infografik yang dianalisis dibatasi hanya yang berkaitan dengan Covid-19. Penelitian bertujuan untuk menilai apakah konten infografik sudah didesain dengan baik sebagai bentuk komunikasi, informasi, dan edukasi yang efektif kepada publik. Teori analisis menggunakan teori tiga kelompok infografik dari Justin Beegel dan teori infografik yang baik berbasis Prinsip Vitruvian dari Jason Lankow. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hingga saat ini bentuk penyampaian informasi melalui infografik masih relevan dan menjadi salah satu bentuk yang paling efektif di masa pandemi Covid-19. Infografik digunakan untuk ketiga kategori fungsinya. Infografik mendemonstrasikan suatu proses, misalnya melalui infografik mengenai panduan memakai masker; membuka dan membuang masker medis; dan mencuci masker kain. Infografik dapat berupa data statistik, misalnya melalui data persentase efisiensi filtrasi awal bahan kain untuk masker. Infografik mampu memotivasi seseorang, misalnya infografik persuasif agar masyarakat tetap berada di rumah.