Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Teacher Strategic Management in Improving Student Learning Motivation in Madrasah Aliyah Era Yunita; Budi Budi; Shahzadi Hina Sain
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 24, No 1 (2025): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v24i1.8481

Abstract

ENGLISH: Teacher Strategic Management in Improving Student Learning Motivation in Madrasah AliyahObjective: This study aims to understand the strategies used by teachers to improve student motivation at Madrasah Aliyah Swasta EX-PGA Proyek Univa Medan. Method: This study used a qualitative-descriptive method, with data collected through observation, interviews, and documentation and analyzed through a reduction process. Results: Teachers' Various management strategies in the teaching process can have a positive effect and produce good student results, especially at the Madrasah Aliyah level. This makes students more enthusiastic about learning, able to concentrate and perform satisfactorily. Conclusion: Teaching strategy management at the EX-PGA Private Senior High School, Univa Medan Project, enhances student learning motivation through the Problem-Based Learning (PBL) approach, with proper planning that encourages active participation, focus, and learning outcomes while considering individual student characteristics. Contribution: This study provides insights into the role of teachers' strategic management in enhancing students' learning motivation and recommends implementing innovative approaches, such as Problem-Based Learning, to improve educational quality.INDONESIAN: Manajemen Strategi Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di Madrasah AliyahTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengelolaan strategi guru yang digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di Madrasah Aliyah Swasta EX-PGA Proyek Univa Medan. Metode: Metode penelitian menggunakan kualitatif-deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, analisis data melalui proses reduksi. Hasil: Berbagai strategi manajemen yang digunakan oleh guru dalam proses pengajaran dapat memberikan efek positif dan hasil yang baik bagi siswa khususnya ditingkat Madrasah Aliyah. Hal ini membuat siswa lebih bersemangat dalam belajar, dapat berkonsentrasi, dan menunjukkan prestasi siswa yang memuaskan. Kesimpulan: Manajemen strategi pengajaran di Madrasah Aliyah Swasta EX-PGA Proyek Univa Medan meningkatkan motivasi belajar siswa melalui pendekatan Problem-Based Learning (PBL), dengan perencanaan yang baik yang mendorong partisipasi aktif, fokus, dan hasil belajar, serta memperhatikan ciri-ciri individu siswa. Kontribusi: Penelitian ini menyajikan informasi mengenai peran manajemen strategi guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, serta merekomendasikan penerapan pendekatan inovatif seperti Pembelajaran Berbasis Masalah untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Masyarakat melalui Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Repellent Alami Berbahan Serai Thoriq Ardian; Syauqi Mahdi Nasution; Ayu Anggraini Hulu; Hudana Isra Aulia; Budi Budi
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 3 (2026): December (In Press)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i3.1309

Abstract

Pemanfaatan bahan lokal menjadi produk bernilai guna memerlukan pengetahuan, pengalaman praktik, dan pemahaman dasar mengenai pengembangan produk. Program SERASI (Serai Inovasi) dirancang sebagai kegiatan edukasi dan praktik pemanfaatan serai yang mengintegrasikan pengenalan bahan, pengembangan produk, branding, labeling, dan target pasar. Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi perubahan pengetahuan serta menggambarkan keterampilan dan respons peserta setelah mengikuti program SERASI di Desa Nainggolan. Evaluasi menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest pada 54 peserta perempuan. Pengetahuan diukur menggunakan 20 butir soal sebelum dan sesudah kegiatan, sedangkan keterampilan dinilai melalui lima indikator observasi dan respons peserta melalui 15 pernyataan skala 1–4. Perubahan skor pengetahuan dianalisis menggunakan Wilcoxon signed-rank test karena distribusi skor perubahan tidak memenuhi asumsi normalitas. Rerata skor pengetahuan meningkat dari 84,26 ± 9,78 pada pre-test menjadi 93,15 ± 5,93 pada post-test, dengan perubahan rata-rata 8,89 ± 5,29 poin. Sebanyak 48 peserta mengalami peningkatan, lima tidak berubah, dan satu mengalami penurunan; perbedaan skor terdeteksi secara statistik (Z = -6,13; p < 0,001; r = 0,83). Seluruh domain materi mengalami peningkatan, dengan perubahan terbesar pada potensi dan pemanfaatan serai sebesar 14,07 poin. Keterampilan yang teramati memiliki rerata 79,26 ± 9,54 pada skala 0–100, sedangkan respons peserta mencapai 3,70 ± 0,22 pada skala 1–4. Hasil menunjukkan adanya perubahan positif pada pengetahuan setelah kegiatan, disertai keterampilan praktik yang teramati dan respons peserta yang positif. Temuan tetap perlu ditafsirkan sesuai desain tanpa kelompok kontrol sehingga belum mendukung kesimpulan kausal.