Jayusman Jayusman
Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan. JI. Palagan Tentara Pelajar Km. 15, Purwobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta 55582

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Keragaman Genetik Pertumbuhan pada Sifat Bentuk Batang dan Indeks Volume Kayu Surian (Toona sinensis Roem) di Plot Uji Provenans Candiroto, Jawa Tengah Jayusman Jayusman
Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 11, No 1 (2018): Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret Un

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.652 KB) | DOI: 10.20961/bioedukasi-uns.v11i1.19730

Abstract

Uji provenan untuk memilih materi genetik surian yang akan dilibatkan dalam program pemuliaan  telah dilakukan di Candiroto, Jawa Tengah dengan menguji 15 provenans dengan rincian  5 provenans dari Jawa Barat, 8 provenas dari Jawa Tengah dan 2 provenans dari Jawa Timur.  Desain pengujian  berbentuk square plot (5 x 5), 25 pohon setiap blok,  3 replikasi dengan jarak tanam 3 x 3m pada areal seluas 1,2 Ha. Pengamatan periodik dilakukan dengan melakukan pengukuran beberapa sifat pertumbuhan penting antara lain bentuk batang dan indeks volume kayu. Pemilihan kedua sifat tersebut berdasarkan peruntukan kayu surian adalah untuk bahan kayu pertukangan yang dipersyaratkan memiliki bentuk batang lurus, silindris dengan tinggi bebas cabang seoptimal mungkin, serta mampu menghasilkan volume kayu yang maksimal. Pengamatan pada umur 11 tahun terhadap bentuk batang dilakukan berdasarkan skor 1 – 5 sedangkan indeks volume batang dihitung tanpa dikalikan angka bentuk. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa nilai rerata bentuk  batang surian terdistribusi paling banyak pada pada rentang skor   2,03 – 4,21 dengan nilai rerata 3,2 yang mengindikasikan bentuk batang surian cenderung  lurus mulai dari setengah tinggi bebas cabang hingga batang lurus setinggi bebas cabang. Pengamatan indeks volume seluruh provenans berada pada  kisaran 0,11 - 0,33 m3 denga nilai rerata sebesar 0,23 m3. Analisis varian menunjukkan kedua sifat tersebut sangat dipengaruhi asal provenans. Hasil uji Duncan menunjukkan bahwa peringkat seluruh provenan untuk kedua sifat tidak selaras. Berdasarkan sifat bentuk batang dan indeks volume dari seluruh provenans yang diuji  maka peluang menetapkan provenans terbaik untuk ditetapkan sebagai sumber materi genetik untuk pembangunan populasi pemuliaan telah dapat dilakukan karena data yang digunakan telah memenuhi setengah daur penebangan. Keterbatasan jumlah famili dan individu yang di plot uji provenans dapat dilengkapi dengan infusi atau penambahan materi genetik dari provenans terpilih tersebut dengan tetap mempertimbangkan area koleksi yang mewakili sebaran provenas dan kecukupan jumlah famili. Untuk mendapatkan panduan dalam infusi materi genetik maka diperlukan informasi keragaman genetik, sehingga koleksi materi genetik lanjutan yang akan dilakukan dapat  lebih efektif.