Penelitian ini dilatar belakangi dengan Kecamatan Malalayang merupakan salah satu kecamatan di Kota Manado dengan tingkat penggunaan lahan semakin padat setiap tahunnya. Pertumbuhan penduduk yang terus bertambah juga berpengaruh dalam peningkatan penggunaan lahan. Maka tidakl heran apabila harga lahan semakin tinggi di kecamatan Malalayang. Peningkatan jumlah perumahan dan permukiman di Kecamatan Malalayang salah satunya dipengaruhi karena adanya faktor-faktor penentu harga lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari jarak lahan ke Jl. Wolter Monginsidi, jarak lahan ke RSUP. Prof Kandou, status kepemilikan lahan, ketersediaan jaringan air bersih dan kemiringan lereng terhadap harga lahan dan mengetahui model harga lahan di Kecamatan Malalayang, dengan populasi seluruh pemilik lahan di Kecamatan Malalayang dan sampel sebanyak 40 pemilik lahan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan menggunakan regresi linier berganda menggunakan software SPSS versi 25 dan ArcGis untuk pemetaan. Berdasarkan hasil analisis model harga lahan di Kecamatan Malalayang Y = 1681033 + 504.888 (jarak lahan ke Jl. Wolter Monginsidi) - 332.672 (jarak lajan ker RSUP Prof andou) + 305218 (Status Kepemilikan Lahan) + 1821319 (ketersedian jaringan air berih) - 42229 (kemiringan lereng) serta menunjukan keterwakilan sebesar 53,9% variabel yang berpengaruh terhadap Harga Lahan. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan variable jarak lahan ke Jl. Wolter Monginsidi, jarak lahan ke RSUP. Prof Kandou, Status kepemilikan Lahan, ketersediaan jaringan air bersih da kemiringan lereng berpengaruh terhadap harga lahan.