Indonesia merupakan negara yang terdiri dari beberapa pulau dan satu negara dengan banyak ragam suku dan budaya. Toleransi adalah seseorang yang menerima dan menghargai pendapat, perilaku, dan gaya hidup yang berbeda dengan dirinya meskipun orang tersebut tidak setuju dengannya. Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai macam suku, ras, budaya, bahasa, dan agama yang beragam. Dalam hal agama, Indonesia mengaku memiliki beberapa agama, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Protestan, Hindu, dan Budha. Agama-agama tersebut memiliki prinsip dan keyakinan yang berbeda sehingga jika perbedaan tersebut tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan perselisihan atau masalah antar agama yang akan menghambat nilai-nilai perdamaian. Dengan menyikapi perbedaan oleh karena itu, semboyan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika yang harus selalu terpatri dalam semangat kehidupan berbangsa, dan nilai-nilai persatuan yang mendalam. Sumpah Pemuda merupakan kekuatan untuk membangun rasa nasionalisme dan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila yang dapat menjadi identitas bangsa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Dengan toleransi, perbedaan yang terjadi di Indonesia akan teratasi. Oleh karena itu, seluruh bangsa Indonesia baik anak-anak maupun orang dewasa harus memiliki rasa toleransi terhadap dirinya masing-masing. Membina toleransi pada anak di lingkungan multikultural atau yang kita sebut sebagai negara yang memiliki keragaman sangatlah penting karena jika kita melihat peristiwa yang terjadi di negara kita toleransi terhadap anak perlu diajarkan untuk memiliki sikap toleransi. Perbedaan itu sendiri yang seharusnya menjadikan Indonesia indah karena lebih “berwarna”, dan mahasiswa PMM (Pertukaran Mahasiswa Mandiri) dapat mewujudkan rasa keberagaman.