Rizqi Rahma Gatta
Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam - Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS VEGETASI KAWASAN POS LABUHAN TAMAN NASIONAL GUNUNG MERAPI Ahmad Sulchan Hidayat; Wina Afifah Putri; Rizqi Rahma Gatta; Tria Kurnia Sari; Nadea Puteri Milliniansari
Majalah Ilmiah Biologi BIOSFERA: A Scientific Journal Vol 38, No 3 (2021)
Publisher : Fakultas Biologi | Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.mib.2021.38.3.1220

Abstract

Kawasan Hutan Gunung Merapi merupakan kawasan hutan negara yang bernilai penting dan strategis karena berfungsi sebagai daerah tangkapan air yang bermanfaat bagi wilayah sekitarnya dan merupakan tipe hutan tropis dengan kondisi gunung api yang sangat aktif. Dalam sejarahnya kawasan hutan Gunung Merapi dilindungi untuk fungsi pelestarian alam (menjaga fungsi hidrologis, botani dan estetika serta pengelolaan kawasan secara khusus sebagai daerah rawan bencana). Penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi dengan tujuan untuk mengertahui keanekaragaman Indeks Shannon dan Indeks Nilai Penting vegetasi di kawasan Pos Labuhan Taman Nasional Gunung Merapi dengan lokasi titik bujur 7°34’26.3’ dan titik lintang 110°26’3.2’’ pada keitinggian 1288 mdpl. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 11 Oktober 2019 dengan metode  kuadrat sampling yang bertujuan khusus untuk mengetahui jumlah dominansi habitus, indeks shannon, dan nilai penting. Penelitian dilakukan dengan membuat plot berukuran 16 m x16 m sebanyak 3 plot. Strata atas didominasi oleh pohon, sedangkan strata bawah diisi oleh semak, herba, dan lumut. Hasil pengamatan menunjukkan habitus pohon spesies Casuarina junghulhiana memiliki INP  tertinggi yaitu 113.73% dan Frangula sp. memiliki nilai INP terendah yaitu 11.52%; semak dengan INP tertinggi adalah Ageratina riparia yaitu 107.48% dan yang terendah adalah Achyranthes sp.  sebesar 17.95%; herba dengan INP  tertinggi adalah Echinochtea sp. sebesar 122.70% dan yang terendah adalah Gomphrena serrate sebesar 50.33%; sedangkan pada lumut INP tertinggi adalah Bryopsida sp. 195.47% dan yang terendah adalah Diphasiastrum sp. sebesar 35.69%. tingginya INP  menunjukkan bahwa spesies tersebut dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar diabanding spesies lain.