Neneng Sri Wulan
PGSD UPI Kampus Purwakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS V SD LABORATORIUM PERCONTOHAN UPI KAMPUS PURWAKARTA Tazqia Aulia Rahmawati; Neneng Sri Wulan; Hisny Fajrussalam
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 1 (2023): Volume 08, Nomor 01, Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v8i1.7095

Abstract

Membaca pemahaman adalah kegiatan membaca secara kognitif atau membaca untuk memahami. Keterampilan ini menjadi keterampilan yang penting karena merupakan suatu kemampuan seseorang dalam memahami makna bacaan secara menyeluruh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan membaca pada siswa kelas V SD Laboratorium Percontohan UPI Kampus Purwakarta, untuk mengetahui faktor yang memengaruhi kemampuan membaca pada siswa kelas V SD Laboratorium Percontohan UPI Kampus Purwakarta, untuk mendeskripsikan upaya dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman pada siswa kelas V SD Laboratorium Percontohan UPI Kampus Purwakarta. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Terdapat 5 indikator pemahaman menurut Taksonomi Barrett yaitu pemahaman literal, pemahaman reorganisasi, pemahaman inferensial, pemahaman evaluasi, dan pemahaman apresiasi. Berdasarkan hasil tes, 19 siswa kelas V SD Laboratorium Percontohan UPI Kampus Purwakarta memiliki kemampuan membaca pemahaman yang dikategorikan cukup dengan nilai rata-rata 75.48. Siswa kelas V dikatakan cukup karena disebabkan faktor-faktor tingginya minat membaca dan rasa ingin tahu yang dimiliki oleh siswa, adanya program Gerakan Literasi Sekolah, tingginya motivasi dan bimbingan yang diberikan oleh orang tua, serta penggunaan strategi, teknik, dan media pembelajaran secara baik oleh guru. Adapun upaya untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa yaitu sekolah membuat pojok baca di setiap kelas dan melaksanakan program rutin untuk membaca 10-15 menit sebelum belajar, guru menggunakan strategi dan metode pembelajaran yang sesuai dengan keadaan siswa di bantuan dengan media pembelajaran, dan berkoordinasi dengan orang tua siswa.